Pematangsiantar (Sumut) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pematangsiantar bersiap memasuki babak baru. Masa bakti kepengurusan periode 2023 – 2026 akan segera berakhir pada Agustus 2026 ini, dan organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut akan menggelar Konferensi PWI untuk memilih nahkoda baru yang akan memimpin selama periode 2026 – 2029.
Konferensi dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2026, sebagai forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan PWI Kota Pematangsiantar selama tiga tahun ke depan.
Ketua PWI Kota Pematangsiantar, Surati, mengatakan seluruh tahapan persiapan konferensi telah mulai berjalan. Salah satunya dengan membentuk panitia pelaksana yang bertugas mengawal seluruh proses konferensi hingga terpilihnya kepengurusan baru.
“Panitia pelaksana konferensi sudah dibentuk dan telah mulai bekerja mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan,” kata Surati saat ditemui di Kantor PWI Kota Pematangsiantar, Jalan Kartini, Jumat (07/08/2026).
Berdasarkan hasil rapat pengurus, anggota, dan penasehat PWI, Roida Siahaan dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Sementara posisi Sekretaris diemban Mulia Siregar, dan Neti Herawati dipercaya sebagai Bendahara.
Kepanitiaan turut diperkuat oleh Rivay Bakkara, Rahayu, Bangun Pasaribu, Hendra Silitonga, Jhony Sikumbang, serta Azhari Ichlas Siregar pada sejumlah bidang, dengan Surati bertindak sebagai penanggung jawab.
Ketua Panitia, Roida Siahaan, menjelaskan bahwa konferensi akan menjadi momentum penting untuk melahirkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa PWI Kota Pematangsiantar semakin profesional, solid, dan adaptif terhadap perkembangan dunia jurnalistik.
Sebagai bagian dari tahapan konferensi, panitia membuka pendaftaran bakal calon Ketua PWI Kota Pematangsiantar selama tiga hari, yakni 6 hingga 8 Agustus 2026. Pendaftaran dilakukan di Sekretariat Panitia, Gedung PWI Jalan Kartini No. 1A, Pematangsiantar.
Roida mengajak seluruh anggota PWI yang memiliki hak pilih maupun yang memenuhi persyaratan sebagai calon ketua untuk berpartisipasi aktif menyukseskan konferensi.
Menurutnya, konferensi bukan sekadar agenda pergantian pengurus, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas organisasi di tengah tantangan dunia pers yang terus berkembang.
“Harapan kami, seluruh tahapan konferensi dapat berlangsung aman, tertib, demokratis, dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa PWI Kota Pematangsiantar semakin maju serta menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan,” ujarnya.
Ia juga berharap konferensi berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan sehingga menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi.
“Semoga Konferensi PWI Kota Pematangsiantar berjalan lancar dan melahirkan kepengurusan terbaik untuk periode 2026 – 2029,” pungkas Roida. Herry Sinaga/Ed. MN
