Pematangsiantar (Sumut) – Menjamurnya titik-titik parkir liar di berbagai ruas jalan Kota Pematangsiantar memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Perhubungan (Dishub). Sejak dipimpin Daniel Siregar, sejumlah pihak menilai belum terlihat langkah konkret yang mampu mengatasi persoalan parkir liar yang dinilai semakin semerawut dan mengganggu ketertiban lalu lintas.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Jalan Sangnawaluh, tepatnya di depan Makam Pahlawan. Kawasan tersebut kini dipenuhi pedagang minuman yang memanfaatkan badan jalan sebagai area parkir kendaraan pengunjung. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas menyempit dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Warga menilai lemahnya pengawasan dari Dishub menjadi penyebab utama semakin menjamurnya parkir liar di sejumlah titik di Kota Pematangsiantar.
Andreas, salah seorang warga, mengaku kecewa terhadap kinerja Dishub yang dinilai belum mampu menertibkan parkir liar meski persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama.
“Daniel Siregar itu mandul hanya untuk menertibkan parkir liar. Untuk itu saja tidak bisa dibereskan. Namun karena kuat dugaan setoran uang itu masuk ke instansi terkait,” ujar Andreas, Jumat (07/08/2026)
Pernyataan tersebut adalah klaim dari narasumber dan belum didukung bukti yang dapat diverifikasi.
Menurut Andreas kondisi parkir liar tidak hanya merusak wajah kota, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Ia juga mempertanyakan apakah aktivitas parkir tersebut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Bahaya kalau melintas, karena semua jadi tempat parkir, sementara tidak masuk PAD,” katanya.
Pengamatan di lapangan menunjukkan kendaraan roda dua maupun roda empat kerap parkir di bahu jalan sehingga mempersempit ruang bagi kendaraan yang melintas. Pada jam-jam tertentu, kondisi tersebut menyebabkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Daniel Siregar belum memberikan tanggapan. Konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp tidak mendapat respons.
Saat didatangi ke kantornya, salah seorang pegawai menyebutkan bahwa Daniel Siregar sedang tidak berada di tempat.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Seksi Terminal, Parkir, dan Perlengkapan Jalan, M. Sofyan, namun yang bersangkutan juga belum memberikan jawaban.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Pematangsiantar segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan parkir liar yang semakin meluas. Selain demi menciptakan ketertiban lalu lintas, penataan parkir juga dinilai penting agar pengelolaannya berlangsung sesuai aturan dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Herry Sinaga/Ed. MN
