LencanaGaruda
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home Hukrim

HPS Diduga “Main Proyek”, Pemuda dan Mahasiswa Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar

Redaksi by Redaksi
21/08/2025
in Hukrim

Pematangsiantar (Sumut) – Atas nama Gerakan Peduli Adhyaksa, pemuda dan masyarakat Kota Pematangsiantar menggeruduk Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pematangsiantar pada Kamis (21/08/2025) untuk menuntut tindakan oknum jaksa yang diduga melakukan penyalahgunaan jabatan demi mendapatkan keuntungan pribadi maupun kelompok tertentu pada pelaksanaan UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan barang atau Jasa) Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Tindakan oknum jaksa yang sudah sangat meresahkan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pematangsiantar hingga viral di media sosial dugaan melakukan intervensi untuk menentukan perusahaan pengadaan barang dan jasa oleh oknum jaksa “nakal’ di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Diketahui, sebelumnya di media sosial sudah banyak viral oknum jaksa yang diduga menjabat juga di seksi intelijen Kejaksaan Negeri Pematangsiantar dan diduga menyalahgunakan jabatan untuk bermain proyek pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan perusahaan tertentu yang patut diduga telah melakukan komunikasi dan kolaborasi.

Perusahaan pengadaan barang dan jasa adalah serangkaian kegiatan yang penting dalam rangka mempercepat pembangunan di Kota Pematangsiantar, dan seyogianya melalui UKPBJ di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Kota Pematangsiantar harus menyesuaikan sesuai Perpres 16 Tahun 2018 dilakukan dengan prinsip transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel bagi pelaku usaha dan pihak yang terlibat dalam lelang pengadaan barang dan jasa.

Dalam aksi tersebut, pemuda dan mahasiswa peduli Adhyaksa menyuarakan bahwa ada oknum jaksa (pejabat intelijen) di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, yang diduga pada awal Agustus 2025 melakukan tindakan menemui, memengaruhi, memeriksa, meminta dan mengintervensi pejabat UKPBJ Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk kepentingan pribadi (diri sendiri), pihak lain atau kelompok tertentu. Salah satunya pada lelang pengadaan barang dan jasa di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Pematangsiantar.

Dalam orasinya, Gading Simangunsong menyuarakan keterlibatan HPS (Oknum Intelijen Kejari) tergabung dalam mafia proyek pada OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dengan melakukan serangkaian intervensi kepada Pejabat UKPBJ Kota Pematangsiantar.

HPS diduga telah melakukan tindakan menemui, mempengaruhi, memeriksa, meminta dan mengintervensi pejabat UKPBJ dan tender Pengadaan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

“Ini jelas-jelas melanggar norma hukum dan tindakan HPS ini termasuk penyalahgunaan kekuasaan (Abuse of power),” ujar narator aksi.

Di akhir aksinya, Gerakan Peduli Adhyaksa menyatakan dukungan penuh kepada Kajari Siantar, Erwin Purba untuk membersihkan Korps Adhyaksa Kota Pematangsiantar dari jaksa-jaksa korup dengan memeriksa dan menonaktifkan HPS dari jabatannya. Dan masyarakat akan selalu mendukung kebijakan maupun ketegasan Kejari Siantar dalam membersihkan oknum-oknum jaksa yang nakal dan menyalahgunakan jabatan.

R1/Red/Ed. MN

Tags: Headline
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

News

Ketua ILAJ: Mengapa Narasi yang Menyerang Febrie Dibiarkan, Sementara Pembelaan Berdasarkan Hukum Dipersoalkan?

21 Juli 2026 | 02:45 WIB
News

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18 Juli 2026 | 16:59 WIB
News

GPM Soroti Transparansi Penanganan Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19, Minta Kejati Sumut Percepat Penetapan Tersangka

18 Juli 2026 | 14:11 WIB
News

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18 Juli 2026 | 12:37 WIB
News

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 16:32 WIB
News

Kejaksaan Agung Jangan Takut terhadap Tekanan Buzzer yang Memiliki Kepentingan, Menempatkan Febrie Adriansyah sebagai Saksi Merupakan Langkah yang Tepat

15 Juli 2026 | 18:36 WIB
News

Belajar dari Guatemala, Italia hingga Rumania, Ketua ILAJ: Penegak Hukum Antikorupsi Kerap Menghadapi Serangan Balik, Negara Harus Menjamin Keadilan bagi Febrie

15 Juli 2026 | 14:04 WIB
News

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Pertimbangkan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

14 Juli 2026 | 16:48 WIB
News

Ketua ILAJ: Jangan Hakimi Febrie Sebelum Ada Putusan Pengadilan, Serangan terhadap Pribadi dan Keluarga Sangat Memprihatinkan

14 Juli 2026 | 14:06 WIB
News

Beberkan 15 Kejanggalan Penanganan Kasus Mantan Jampidsus, Ketua ILAJ: Jika Penegakan Hukum Tidak Objektif, Publik Bisa Beranggapan Ada Pihak yang Takut Febrie Adriansyah Menjadi Jaksa Agung

14 Juli 2026 | 12:50 WIB
News

Kejaksaan Hentikan Pengumpulan Data MBG, Ketua ILAJ: Ini Pukulan bagi Publik, Siapa Kini Berani Mengawal Dugaan Penyimpangan MBG?

14 Juli 2026 | 12:02 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba