LencanaGaruda
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home News

Kejaksaan Hentikan Pengumpulan Data MBG, Ketua ILAJ: Ini Pukulan bagi Publik, Siapa Kini Berani Mengawal Dugaan Penyimpangan MBG?

Redaksi by Redaksi
14/07/2026
in News

JAKARTA – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, menilai terbitnya Surat Kejaksaan Agung Nomor B-3256/F.2/Fd.2/07/2026 tentang penghentian pengumpulan data dan keterangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan perkembangan yang patut menjadi perhatian serius masyarakat Indonesia.

Menurut Fawer, ILAJ menghormati keputusan Kejaksaan Agung beserta seluruh pertimbangan yang melatarbelakanginya. Namun, di mata publik, keputusan tersebut muncul setelah Kejaksaan Agung menghadapi gelombang serangan opini di media sosial, terutama sejak mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami melihat ini sebagai pukulan bagi publik. Ketika Kejaksaan terus dihantam di media sosial, yang berpotensi melemah bukan hanya institusinya, tetapi juga semangat pemberantasan korupsi yang sedang berjalan,” kata Fawer, Minggu (13/7/2026).

Fawer mengingatkan, sebelumnya Kejaksaan Agung menunjukkan komitmen untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait dugaan permasalahan dalam pelaksanaan Program MBG. Namun, setelah berbagai dinamika yang berkembang, justru terbit surat penghentian kegiatan tersebut.

Menurutnya, kondisi itu memunculkan pertanyaan yang wajar di tengah masyarakat.

“Sekarang publik bertanya, siapa yang akan mengawal apabila terdapat dugaan penyimpangan Program MBG? Apakah Polri akan mengambil langkah sesuai kewenangannya? Apakah KPK akan bertindak jika terdapat unsur tindak pidana korupsi? Atau bagaimana fungsi pengawasan Komisi III DPR RI akan dijalankan? Yang paling penting, jangan sampai ada kekosongan dalam pengawasan terhadap program yang menggunakan anggaran negara,” ujarnya.

ILAJ menilai fenomena ini menjadi pelajaran penting bahwa perang opini di media sosial dapat berdampak terhadap kepercayaan publik kepada institusi penegak hukum.

“Setiap hari Kejaksaan diserang, diframing, bahkan dihakimi di ruang digital. Padahal, Kejaksaan selama ini berada di garis depan menyelamatkan triliunan rupiah keuangan negara melalui penanganan berbagai perkara korupsi. Jangan sampai serangan yang terus-menerus justru mengurangi keberanian aparat penegak hukum dalam mengusut perkara-perkara besar,” tegasnya.

Fawer juga menyoroti berbagai narasi yang menyerang pribadi Febrie Adriansyah di media sosial.

Menurutnya, kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun setiap orang tetap memiliki hak untuk diperlakukan sesuai asas praduga tak bersalah.

“Kami menyaksikan bagaimana Febrie dihujat, dimaki, bahkan menjadi sasaran perundungan di media sosial, padahal proses hukumnya masih berjalan dan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Bagaimana jika pada akhirnya ada putusan yang berbeda? Siapa yang akan memulihkan nama baiknya dan dampak yang dirasakan keluarganya? Karena itu, jangan menghakimi seseorang sebelum proses peradilan selesai,” kata Fawer.

Bagi ILAJ, lanjut Fawer, Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Febrie Adriansyah merupakan figur yang dikenal publik karena keberaniannya menangani berbagai perkara korupsi besar dan melawan mafia.

Karena itu, proses hukum terhadap Febrie harus dihormati, tetapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mendegradasi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun jangan sampai proses terhadap satu orang dijadikan pintu masuk untuk melemahkan Kejaksaan. Yang dirugikan nantinya bukan hanya institusi Kejaksaan, tetapi juga negara dan rakyat Indonesia yang membutuhkan penegakan hukum yang kuat,” ujarnya.

ILAJ juga memberikan perhatian terhadap peran Komisi III DPR RI sebagai mitra kerja aparat penegak hukum.

“Kami berharap Komisi III DPR RI menjalankan fungsi pengawasan secara objektif, proporsional, dan tetap memberikan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Bangsa ini membutuhkan Kejaksaan yang kuat, profesional, independen, dan tidak mudah dilemahkan oleh perang opini,” kata Fawer.

Menutup pernyataannya, Fawer mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mendukung agenda pemberantasan korupsi dan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Mari hentikan penghakiman di media sosial. Kritik boleh, pengawasan perlu, tetapi jangan sampai opini menggantikan proses hukum. Indonesia membutuhkan aparat penegak hukum yang berani, profesional, dan konsisten melawan koruptor serta mafia. Jangan sampai semangat pemberantasan korupsi ikut melemah karena perang opini di ruang digital,” tutup Fawer. (TIM)

ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Regional

KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SMA hingga Sarjana Berpeluang Jadi Bagian dari Perkeretaapian

4 September 2026 | 23:21 WIB
Regional

Tak Mau Kecolongan, Sat Lantas Simalungun Patroli Malam Antisipasi Balap Liar dan Laka

4 September 2026 | 23:06 WIB
Regional

Kebakaran Maut PT Evyap Tewaskan Pekerja, DPRD Simalungun Soroti Kesiapan PT KINRA Kelola KEK Sei Mangkei

4 September 2026 | 21:56 WIB
Hukrim

Polisi Gerebek Kebun Sawit Karang Rejo Simalungun, Pria 47 Tahun Kepergok Bawa Sabu

4 September 2026 | 21:47 WIB
Regional

Dinas Kominfo Pematangsiantar Luncurkan Pustaha, Portal Terpadu Data untuk Dorong Transformasi Digital

4 September 2026 | 21:27 WIB
Regional

Kebakaran Maut KEK Sei Mangkei Tewaskan Pekerja, KNPI Simalungun Desak Pimpinan PT KINRA Dicopot

4 September 2026 | 20:46 WIB
Regional

Peduli Warga Disabilitas, Petugas Disdukcapil Simalungun Datangi Rumah Rekam KTP-el

4 September 2026 | 20:22 WIB
Hukrim

Empat Hari Setelah Beraksi, Pelaku Pencurian Motor dan Elektronik di Tapian Dolok Diciduk

4 September 2026 | 20:15 WIB
Peristiwa

Api Berkobar di Kolam Limbah PKS PTPN IV Dolok Ilir, Ini yang Terjadi

4 September 2026 | 19:56 WIB
Regional

Razia Pajak Kendaraan di Jalan Merdeka Siantar, 20 Unit Terjaring Belum Bayar PKB

4 September 2026 | 18:37 WIB
Regional

Aturan Dilanggar, Proyek Gedung Taman Siswa Siantar Berjalan di Tengah Sorotan PBG dan GSB

4 September 2026 | 11:21 WIB
Regional

Pedagang Pasar Simalungun Keluhkan Dagangan Tak Terserap MBG, Wabup: Rantai Pasok Harus Jelas

3 September 2026 | 21:12 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba