JAKARTA – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Hotman Paris Hutapea yang telah memberikan pendampingan hukum kepada Febrie Adriansyah selama enam hari terakhir. Menurut Fawer, dedikasi dan komitmen yang ditunjukkan Hotman Paris sebagai advokat patut diapresiasi.
“Hari ini memasuki hari ketujuh. Kami memahami bahwa Opung Hotman harus beristirahat karena kondisi kesehatannya. Atas nama keluarga besar Institute Law and Justice (ILAJ), saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian, perhatian, tenaga, dan pemikiran yang telah beliau curahkan selama enam hari mendampingi Pak Febrie. Kami mendoakan semoga Opung Hotman segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar Fawer.
Fawer juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pengguna media sosial, untuk menghentikan hujatan, fitnah, ujaran kebencian, maupun perundungan terhadap Hotman Paris. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam suatu perkara hukum tidak boleh menjadi alasan untuk menyerang kehormatan seseorang.
“Marilah kita mengedepankan nilai kemanusiaan. Kita semua memiliki orang tua yang wajib dihormati. Terlebih lagi, Opung Hotman saat ini sedang dalam kondisi sakit. Yang beliau butuhkan adalah doa dan dukungan, bukan hujatan, fitnah, ataupun perundungan di media sosial,” tegasnya.
Fawer menegaskan bahwa budaya saling menghormati harus tetap dijaga, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun jangan sampai perbedaan itu menghilangkan empati dan rasa kemanusiaan. Mari kita bersama-sama mendoakan agar Opung Hotman Paris Hutapea segera pulih dan kembali sehat. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan kepada beliau,” tutup Fawer. (TIM)
