Simalungun, Lencanagaruda.com -Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun mengamankan tiga orang dalam penggerebekan yang dilakukan di Lingkungan VIII, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Senin (19/10/2026) malam.
Dari pengembangan kasus, polisi menyita 17 paket kecil diduga sabu dengan berat bruto 1,99 gram.
Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan tiga orang yang diamankan masing-masing Andri Wardan Lubis alias Gebo (36), Ferdiansah alias Petet (24), dan Clarizaniwa Indira alias Niwa (27).
“Dalam penggerebekan, petugas mengamankan dua laki-laki dan seorang perempuan dewasa, kemudian melakukan pengembangan berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan,” ujar Verry saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026)malam.
Dari lokasi pertama, polisi menemukan dua plastik klip kecil diduga berisi sabu, kaca pirex, enam sendok dari pipet plastik, mancis, alat isap sabu, serta satu unit ponsel Oppo.
Saat diperiksa, Andri mengaku masih menyimpan narkotika di rumahnya di Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan 15 paket kecil diduga sabu di kamar belakang.
Polisi selanjutnya mengembangkan penyelidikan ke rumah seseorang bernama Gones di Jalan Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan meliputi 17 paket kecil diduga sabu dengan berat bruto 1,99 gram, alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu, serta sejumlah barang lainnya, termasuk telepon seluler.
Dari hasil penyelidikan, Andri ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan sebagai penjual narkotika.
Sementara itu, Ferdiansah dan Clarizaniwa menjalani asesmen oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menentukan penanganan rehabilitasi.
“Satu orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan dua lainnya dilakukan asesmen oleh BNN untuk menjalani rehabilitasi,” jelas Verry.
Verry menegaskan, pihaknya mengharapkan dukungan masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas narkotika di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama Polri memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” pungkasnya. ( Herry Sinaga )
