Simalungun, Lencanagaruda.com– Ribuan masyarakat memadati Halaman Kantor Camat Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Selasa(15/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat persaudaraan serta menghadirkan sejumlah pelayanan langsung bagi masyarakat.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih hadir bersama jajaran Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, para camat, Ketua TP PKK Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua DWP Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan warga.
Dalam sambutannya, Anton mengingatkan agar peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan melalui sikap jujur, peduli, adil dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, melainkan menjadi momentum bagi kita semua untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anton.
Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah memperkuat kerukunan, persaudaraan serta silaturahmi. Nilai kebersamaan tersebut, kata dia, penting menjadi modal dalam membangun Simalungun yang maju, sejahtera dan bermartabat dengan tetap berpegang pada semboyan Habonaron Do Bona.
Peringatan Maulid turut diisi tausiyah oleh Al-Ustadz H. Hasbi Al Mawardi Lubis, MA. Tausiyah mengajak umat menjadikan sifat dan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan nyata.
Tokoh masyarakat Tapian Dolok, Sukoso Winarno, mengaku bangga wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah. Ia juga mengapresiasi perhatian Pemkab Simalungun terhadap pembangunan, termasuk perbaikan jalan di Nagori Dolok Kahean yang disebut telah dirasakan manfaatnya masyarakat.
“Kami merasa bangga dan bersyukur. Ini menjadi kehormatan sekaligus momentum mempererat kebersamaan,” katanya.
Senada, mewakili DPRD Simalungun, Karnali Saragih berharap momentum Maulid dapat mendorong masyarakat maupun pemerintah mengimplementasikan nilai kejujuran, kepedulian, keadilan dan semangat gotong royong dalam pengabdian.
Menariknya, kegiatan tersebut dibarengi sejumlah pelayanan publik gratis. Warga mendapat pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, sunat massal, pasar murah kebutuhan pokok serta bantuan dan tali asih bagi kaum duafa, fakir miskin dan anak yatim.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Simalungun menggabungkan peringatan keagamaan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. ( Herry Sinaga )
