Simalungun, Lencanagaruda.com – Pemerintah Kabupaten Simalungun mulai menerapkan sistem digital untuk menata administrasi aparatur nagori. Aplikasi SIMARATUR (Sistem Informasi Manajemen Aparatur Nagori) resmi diluncurkan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (16/9/2026).
Aplikasi yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) tersebut dirancang untuk menyatukan data administrasi aparatur nagori, mulai dari pengangkatan, mutasi, pemberhentian hingga pemantauan data.
Kepala DPMPN Simalungun, Eliyanto Purba, mengatakan SIMARATUR dibangun untuk menjawab persoalan pengelolaan administrasi yang sebelumnya masih banyak dilakukan secara manual dan belum terintegrasi.
“SIMARATUR diharapkan menjadi instrumen untuk membangun tata kelola aparatur nagori yang terintegrasi, transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan berbasis data,” ujar Eliyanto.
Dalam peluncuran tersebut, Bupati Anton menegaskan bahwa digitalisasi harus diawali dengan data yang benar. Menurutnya, sistem secanggih apa pun tidak akan menghasilkan informasi yang baik apabila data dasarnya tidak akurat.
“Data dulu, baru informasi. Kalau datanya belum pasti, informasi yang disampaikan bisa menimbulkan salah paham,” tegasnya.
Anton juga meminta implementasi SIMARATUR tidak berhenti sebatas seremoni peluncuran. Sistem tersebut harus benar-benar digunakan dalam pekerjaan aparatur nagori dan kecamatan.
“Perubahan jangan hanya menjadi pesta, jangan berhenti pada launching. Perubahan harus kita jalankan bersama-sama dengan akhlak, integritas, ketelitian, dan hati nurani,” pesannya.
Ia menambahkan, penggunaan teknologi tetap harus dibarengi kejujuran dan ketelitian. Sebab, kesalahan dalam sistem dapat diperbaiki, sementara pelanggaran menyangkut integritas aparatur.
Peluncuran SIMARATUR turut dihadiri Sekda Simalungun Mixnon Andreas Simamora, pimpinan perangkat daerah, para camat, Pangulu se-Kabupaten Simalungun, perwakilan BRI, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, insan pers, serta tim pengembang aplikasi.
Dengan penerapan SIMARATUR, Pemkab Simalungun menargetkan data aparatur nagori lebih tertata, mudah diakses, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan pengambilan kebijakan serta mendukung peningkatan pelayanan publik. ( Herry Sinaga )
