LencanaGaruda
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home News Dunia

Perang Israel-Iran Menunjukkan Pentingnya STEM, Fawer Sihite: Dukung Sikap Presiden Prabowo

Redaksi by Redaksi
22/06/2025
in Dunia

Jakarta –  Dalam sebuah wawancara eksklusif yang berlangsung di Mall Atrium Senen, Jakarta Pusat, Fawer Sihite menegaskan bahwa perang antara Israel dan Iran bukan hanya konflik bersenjata, tetapi juga demonstrasi nyata bagaimana kemajuan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi penentu kekuatan dan ketahanan suatu negara. Minggu (22/06/2025).

Fawer Sihite yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP KNPI, Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP PARKINDO, dan juga mantan Ketua Bidang Hubungan Internasional Pengurus Pusat GMKI, menyampaikan bahwa Indonesia harus menjadikan momentum ini sebagai pengingat untuk segera memperkuat arah pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan STEM.

“Kita menyaksikan bagaimana perang Israel-Iran dipenuhi dengan penggunaan teknologi tinggi mulai dari drone, rudal presisi, sistem pertahanan udara hingga serangan siber. Ini bukan lagi soal jumlah pasukan, tetapi soal kualitas pengetahuan dan inovasi. Di sinilah STEM menjadi senjata utama,” tegas Fawer.

Fawer menambahkan, Indonesia tidak boleh lengah dalam menyiapkan generasi mudanya agar mampu bersaing di panggung global. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan ekonomi tidak akan cukup kuat tanpa didukung oleh kekuatan SDM yang terlatih di bidang sains dan teknologi.

“Negara kita butuh lompatan besar. Salah satunya adalah dengan memperbanyak kampus dan lembaga pendidikan yang fokus pada STEM. Kita harus menciptakan lebih banyak ilmuwan, insinyur, ahli teknologi, dan matematikawan muda Indonesia. Jangan sampai kita terus menjadi konsumen dari produk luar karena SDM kita tidak disiapkan dengan benar,” ujar Fawer.

STEM: Jalan Strategis Masa Depan

STEM merupakan singkatan dari Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Teknik), dan Mathematics (Matematika)—suatu pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan keempat bidang tersebut secara holistik. Tujuannya adalah untuk membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta menciptakan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan nyata di dunia modern.

Lebih lanjut, Fawer menekankan bahwa pendidikan STEM juga akan menentukan kesiapan Indonesia dalam menghadapi era revolusi industri lanjutan dan ketahanan nasional, baik dalam aspek ekonomi, pertahanan, maupun diplomasi global.

“Kalau kita bicara ketahanan negara hari ini, itu tidak lepas dari penguasaan teknologi. Kita tidak bisa lagi bergantung pada pola pendidikan lama yang hanya mengejar angka kelulusan. Kita butuh SDM yang siap pakai, dan itu dimulai dari reformasi pendidikan yang fokus pada STEM,” tuturnya.

Seruan untuk Perdamaian dan Dukungan pada Sikap Presiden Prabowo

Di tengah ketegangan yang meningkat di Timur Tengah, Fawer juga menyerukan agar konflik antara Israel dan Iran dapat segera dihentikan. Ia menilai bahwa kelanjutan perang hanya akan membawa kerugian besar bagi kedua belah pihak, baik dari sisi kemanusiaan maupun kestabilan kawasan.

“Perang ini sebaiknya dihentikan. Baik Israel maupun Iran, keduanya akan sama-sama dirugikan jika konflik terus bereskalasi. Dunia tidak butuh lebih banyak kekerasan, tapi butuh lebih banyak ruang dialog dan diplomasi,” ungkap Fawer.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang secara konsisten menjunjung tinggi prinsip perdamaian internasional dan menjaga posisi Indonesia sebagai negara yang netral, aktif, dan berkontribusi dalam menyuarakan solusi damai di berbagai forum dunia.

“Saya mendukung langkah Presiden Prabowo yang mengedepankan jalur damai dan diplomasi. Itu mencerminkan karakter bangsa kita berdaulat, bijaksana, dan menjunjung nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Mitigasi Dampak Perang Terhadap Ekonomi Indonesia

Fawer juga mengingatkan bahwa konflik global, terutama di kawasan energi dan perdagangan strategis seperti Timur Tengah, bisa berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Oleh sebab itu, ia mendorong pemerintah untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi terhadap potensi krisis, seperti naiknya harga minyak, inflasi, dan gejolak pasar global.

“Pemerintah harus bergerak cepat. Kita harus memperkuat ketahanan energi nasional, mengamankan rantai pasok, dan memberikan perlindungan ekonomi kepada masyarakat bawah. Perang di tempat jauh pun bisa berdampak langsung ke harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional kita,” tutupnya.

Red

Tags: Headline
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

News

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18 Juli 2026 | 16:59 WIB
News

GPM Soroti Transparansi Penanganan Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19, Minta Kejati Sumut Percepat Penetapan Tersangka

18 Juli 2026 | 14:11 WIB
News

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18 Juli 2026 | 12:37 WIB
News

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 16:32 WIB
News

Kejaksaan Agung Jangan Takut terhadap Tekanan Buzzer yang Memiliki Kepentingan, Menempatkan Febrie Adriansyah sebagai Saksi Merupakan Langkah yang Tepat

15 Juli 2026 | 18:36 WIB
News

Belajar dari Guatemala, Italia hingga Rumania, Ketua ILAJ: Penegak Hukum Antikorupsi Kerap Menghadapi Serangan Balik, Negara Harus Menjamin Keadilan bagi Febrie

15 Juli 2026 | 14:04 WIB
News

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Pertimbangkan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

14 Juli 2026 | 16:48 WIB
News

Ketua ILAJ: Jangan Hakimi Febrie Sebelum Ada Putusan Pengadilan, Serangan terhadap Pribadi dan Keluarga Sangat Memprihatinkan

14 Juli 2026 | 14:06 WIB
News

Beberkan 15 Kejanggalan Penanganan Kasus Mantan Jampidsus, Ketua ILAJ: Jika Penegakan Hukum Tidak Objektif, Publik Bisa Beranggapan Ada Pihak yang Takut Febrie Adriansyah Menjadi Jaksa Agung

14 Juli 2026 | 12:50 WIB
News

Kejaksaan Hentikan Pengumpulan Data MBG, Ketua ILAJ: Ini Pukulan bagi Publik, Siapa Kini Berani Mengawal Dugaan Penyimpangan MBG?

14 Juli 2026 | 12:02 WIB
News

Usai Pertemuan Kapolri dan Jaksa Agung, Ketua ILAJ: Stop Mendegradasi Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan, Percayakan Sepenuhnya Proses Hukum

13 Juli 2026 | 21:16 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba