LencanaGaruda
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home News Regional

Ketua ILAJ: Kejari Simalungun Dinilai Lebih Narsis di Media, Minim Kepastian Hukum dalam Kasus Korupsi BUMDes 2025

Redaksi by Redaksi
14/04/2026
in Regional

Simalungun (Sumut) – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite, melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kejaksaan Negeri Simalungun dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi program Pelatihan Ketahanan Pangan dan Pengelolaan BUMDes Tahun Anggaran 2025.

Fawer menilai, hingga saat ini Kejari Simalungun terkesan lebih aktif membangun citra di media dibandingkan memberikan kepastian hukum kepada publik terkait perkembangan perkara tersebut.

“Publik tidak butuh sekadar pemberitaan atau pencitraan. Yang dibutuhkan adalah kepastian hukum. Jangan sampai Kejari Simalungun hanya terlihat aktif di media, tetapi lambat dalam menetapkan tersangka,” tegas Fawer.

Ia menyoroti bahwa meskipun penyidik telah memeriksa puluhan bahkan puluhan lebih saksi—tercatat sedikitnya 91 orang telah dimintai keterangan—namun belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Kondisi ini dinilai menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Menurutnya, intensitas ekspos di media seharusnya sejalan dengan progres nyata dalam penanganan perkara. Jika tidak, hal tersebut justru berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Kalau hanya ramai di media tapi tidak ada hasil konkret, ini berbahaya. Penegakan hukum tidak boleh menjadi panggung pencitraan,” lanjutnya.

ILAJ juga mengingatkan agar Kejaksaan Negeri Simalungun tetap bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel, dengan fokus pada pembuktian hukum, bukan pada publikasi semata.

Di sisi lain, Fawer tetap menegaskan pentingnya menjunjung tinggi prinsip asas praduga tak bersalah dalam setiap proses hukum, agar tidak terjadi kesalahan dalam penetapan tersangka.

“ILAJ tidak ingin ada kriminalisasi, tetapi juga tidak ingin ada pembiaran. Jika alat bukti sudah cukup, segera tetapkan tersangka. Jika belum, sampaikan secara terbuka kepada publik,” ujarnya.

ILAJ menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak Kejaksaan Negeri Simalungun untuk lebih mengedepankan substansi penegakan hukum daripada sekadar pencitraan di ruang publik. Kepastian hukum, menurutnya, adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Red

Tags: Headline
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

News

Ketua ILAJ: Jangan Biarkan Opini Mengalahkan Hukum, Ada 8 Alasan Penyidik Patut Pertimbangkan SP3 Perkara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 | 14:56 WIB
News

Ketua ILAJ: Negara Hukum Tidak Hanya Berani Menetapkan Tersangka, Tetapi Juga Berani Menghentikan Penyidikan Bila Tak Cukup Bukti

21 Juli 2026 | 14:55 WIB
News

Ketua ILAJ Beberkan 8 Dasar KUHAP: Mengapa Penyidikan Perkara Febrie Adriansyah Perlu Dievaluasi Secara Objektif

21 Juli 2026 | 14:54 WIB
News

Ketua ILAJ: Jika Syarat Hukum SP3 Terpenuhi, Penyidik Wajib Pertimbangkan Penghentian Perkara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 | 14:53 WIB
News

Ketua ILAJ Ungkap 8 Alasan Hukum Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk SP3

21 Juli 2026 | 14:52 WIB
News

Ketua ILAJ Sebut Ada 8 Alasan Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk Dihentikan Penyidikannya

21 Juli 2026 | 14:47 WIB
News

Ketua ILAJ: Mengapa Narasi yang Menyerang Febrie Dibiarkan, Sementara Pembelaan Berdasarkan Hukum Dipersoalkan?

21 Juli 2026 | 02:45 WIB
News

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18 Juli 2026 | 16:59 WIB
News

GPM Soroti Transparansi Penanganan Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19, Minta Kejati Sumut Percepat Penetapan Tersangka

18 Juli 2026 | 14:11 WIB
News

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18 Juli 2026 | 12:37 WIB
News

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 16:32 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba