Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Kondisi Jalan Patuan Nagari, tepatnya di depan Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, dikeluhkan warga. Pasalnya, genangan air yang telah berlangsung selama berbulan-bulan mengakibatkan sebagian badan jalan beraspal rusak dan berlubang.
Kerusakan tersebut membahayakan pengguna jalan yang melintas. Terlebih pada malam hari, lubang-lubang jalan sulit terlihat karena tertutup genangan air, sehingga berpotensi memicu kecelakaan.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, Silalahi, mengatakan genangan air tersebut sudah berlangsung cukup lama. Kondisi itu membuat masyarakat resah karena kerusakan jalan semakin mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Sudah lama jalan itu tergenang air. Sampai aspal itu rusak dan berlubang. Kami sangat resah, pasalnya kalau malam air itu menutupi jalan yang berlubang,” kata Silalahi, Selasa(27/10/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari pemerintah agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan membahayakan masyarakat.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Anto Silaban. Ia menilai Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terkesan belum memberikan perhatian terhadap persoalan yang telah berlangsung lama tersebut.
“Kami lihat banyak pembangunan lagi berjalan. Masa masalah ini tidak bisa diselesaikan Pemerintah Kota Pematangsiantar? Ini sudah lama seperti ini. Sementara di kota sana kami lihat sibuk dibangun drainase dan trotoar,” tegas Anto.
Ia berharap pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur di sejumlah titik, tetapi juga segera menangani persoalan genangan air yang berdampak langsung terhadap kerusakan jalan dan keselamatan masyarakat.
Sementara itu, Camat Siantar Utara, Marlon Brando Sitorus, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan adanya genangan air di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa air yang menggenangi jalan berasal dari drainase.
“Iya benar, itu air dari drainase. Tapi kami sudah menyurati pihak Dinas PUTR Kota Pematangsiantar untuk permasalahan itu,” kata Marlon.
Pernyataan camat tersebut menunjukkan bahwa persoalan genangan air di Jalan Patuan Nagari telah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar.
Kini, warga berharap surat yang telah dilayangkan itu segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penanganan di lapangan. Sebab, genangan air yang dibiarkan berlarut-larut bukan hanya merusak badan jalan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat pun menantikan langkah nyata Pemko Pematangsiantar untuk mengatasi persoalan tersebut agar Jalan Patuan Nagari kembali aman dilalui, baik pada siang maupun malam hari. ( Herry Sinaga )
