Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Garda Muda Peduli Masyarakat (GAMPERA) berencana menggelar aksi damai di Kantor DPRD Kota Pematangsiantar, Rabu (23/9/2026).
Aksi tersebut disebut berkaitan dengan adanya dugaan persoalan keabsahan dokumen salah seorang anggota DPRD Pematangsiantar berinisial CL.
GAMPERA meminta persoalan itu tidak berhenti pada isu, tetapi ditindaklanjuti melalui proses verifikasi dan klarifikasi oleh lembaga yang berwenang.
Ketua Umum GAMPERA, Armada Simorangkir, mengatakan pihaknya ingin DPRD Pematangsiantar memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proses pemeriksaan terhadap persoalan tersebut.
Menurut Armada, verifikasi diperlukan agar informasi mengenai dokumen yang dipersoalkan dapat diuji berdasarkan data dan prosedur resmi, bukan hanya berdasarkan pernyataan sepihak.
“Kami meminta dilakukan verifikasi, klarifikasi, dan pemeriksaan secara resmi agar persoalan ini memiliki kejelasan serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Armada, Selasa (22/9/2026) malam.
Dalam aksi tersebut, GAMPERA juga berencana menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pimpinan DPRD Pematangsiantar dan Badan Kehormatan.
Mereka meminta hasil pemeriksaan dan verifikasi nantinya disampaikan secara transparan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.
GAMPERA juga mendorong Badan Kehormatan menjalankan fungsi etik secara objektif, profesional, dan tanpa perlakuan berbeda terhadap pihak yang diperiksa.
Armada menegaskan, apabila dari hasil pemeriksaan resmi nantinya ditemukan adanya pelanggaran, pihaknya meminta proses penanganan dilakukan sesuai aturan hukum dan ketentuan yang berlaku.
“Jika ditemukan pelanggaran, kami mendesak pihak berwenang menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan hukum, termasuk mekanisme PAW apabila memang memenuhi syarat,” katanya.
Selain meminta proses pemeriksaan, GAMPERA menginginkan DPRD Pematangsiantar memberikan jawaban secara resmi dan tertulis terhadap tuntutan yang mereka sampaikan.
Jawaban tersebut, kata Armada, diharapkan memuat langkah konkret yang akan dilakukan serta jadwal atau waktu tindak lanjut terhadap proses pemeriksaan.
GAMPERA juga berharap aspirasi mereka dapat diterima langsung oleh pihak yang menjadi sorotan maupun pimpinan DPRD Pematangsiantar.
“Kami mau agar orangnya langsung menemui peserta aksi. Jika tidak bisa, maka sudah seharusnya Ketua DPRD hadir di lokasi,” ucapnya.
Armada menegaskan aksi yang direncanakan tersebut merupakan aksi damai. Mereka mengaku datang untuk menyampaikan tuntutan sekaligus meminta adanya kejelasan dan transparansi terkait persoalan dokumen yang dipersoalkan. ( Herry Sinaga )
