Pematangsiantar – Upaya menemukan Hidayah Sitanggang (8), bocah asal Beringin, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, yang diduga hanyut di Sungai Bah Sosopon, masih terus dilakukan tim gabungan, Selasa (18/8/2026).
Pencarian korban menghadapi medan yang cukup berat. Kondisi aliran sungai yang dipenuhi lumpur tebal, sampah, serta bebatuan tajam membuat proses penyisiran di dalam air menjadi tidak mudah. Selain itu, kedalaman sungai yang berubah-ubah turut memperlambat pergerakan personel.
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas dari BPBD Kota Pematangsiantar, TNI, Polri, bersama masyarakat setempat terus menyusuri aliran Sungai Bah Sosopon. Pencarian dilakukan hingga ke kawasan Jembatan Sigagak.
Kepala BPBD Kota Pematangsiantar Dedy Idris Harahap mengatakan, kondisi dasar sungai menjadi salah satu tantangan terbesar dalam operasi pencarian.
Menurutnya, tim harus menghadapi tumpukan sampah, endapan lumpur, dan bebatuan yang membuat jarak pandang maupun pergerakan di dalam air menjadi terbatas.
“Medannya cukup sulit. Di dasar sungai banyak sampah, lumpur dan bebatuan. Kedalamannya juga tidak sama, ada yang dangkal dan ada bagian yang cukup dalam,” kata Dedi saat ditemui di lokasi.
Kondisi tersebut membuat personel harus bekerja secara hati-hati saat melakukan penyisiran. Meski demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan memaksimalkan metode penyisiran di sejumlah titik yang dinilai memungkinkan.
Tim gabungan juga terus memperluas area pencarian mengikuti arah aliran sungai untuk menemukan petunjuk keberadaan korban.
Dedi menegaskan, seluruh personel yang terlibat tidak akan menghentikan upaya pencarian sebelum Hidayah ditemukan.
“Kita bersama seluruh tim gabungan akan terus berikhtiar melakukan pencarian sampai korban berhasil ditemukan,” tegasnya.
Hingga Selasa sore, proses pencarian masih berlangsung. Tim gabungan bersama warga terus menyisir sejumlah bagian sungai dengan harapan dapat segera menemukan keberadaan bocah tersebut. ( Herry Sinaga )
