LencanaGaruda
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home Ekonomi
Pedagang ayam potong dipasar Dwikora Kota Pematangsiantar saat ditemui. ( Herry Sinaga )

Pedagang ayam potong dipasar Dwikora Kota Pematangsiantar saat ditemui. ( Herry Sinaga )

Harga Ayam di Pematangsiantar Tembus Rp50 Ribu, Pedagang: Uang Banyak Percuma

Redaksi by Redaksi
19/08/2026
in Ekonomi, News, Regional

Pematangsiantar – Harga ayam potong di Kota Pematangsiantar kembali melonjak. Kondisi ini membuat pedagang maupun masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan lauk sehari-hari.

Pantauan di Pasar Dwikora, Rabu (19/8/2026), harga ayam potong berada di kisaran Rp48.000 per kilogram, bahkan di sejumlah lapak mencapai Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut bukan satu-satunya persoalan. Pedagang juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan ayam dalam jumlah normal. Mereka menyebut stok dari agen semakin terbatas karena tingginya permintaan untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Juli, salah seorang pedagang ayam di Pasar Dwikora, mengatakan kondisi pasokan saat ini jauh berbeda dibanding sebelumnya. Menurutnya, uang bukan lagi menjadi satu-satunya persoalan karena pembelian dari pemasok kini dibatasi.

“Punya uang banyak juga percuma. Sekarang beli ke toke sudah dijatah, satu orang hanya boleh ambil 20 ekor,” ujarnya.

Ia menuturkan, tingginya kebutuhan ayam untuk MBG membuat agen lebih dahulu memenuhi permintaan dalam jumlah besar tersebut. Sementara pedagang pasar tradisional hanya mendapatkan stok yang tersisa.

Kondisi itu kemudian berdampak pada harga di tingkat pasar. Ketika pasokan berkurang sementara permintaan tetap tinggi, harga ayam ikut terdorong naik.

Keluhan serupa disampaikan Azri, pedagang ayam lainnya. Menurutnya, lonjakan harga membuat daya beli masyarakat menurun cukup tajam.

“Harga ayam sudah Rp48 ribu per kilo. Pembeli turun drastis, separuh hilang,” katanya.

Menurut Azri, sejumlah konsumen yang sebelumnya rutin membeli ayam kini memilih mengurangi jumlah pembelian. Sebagian lainnya bahkan memilih tidak membeli karena harga dianggap terlalu mahal untuk kebutuhan rumah tangga.

Kondisi tersebut membuat aktivitas jual beli ayam di sejumlah lapak ikut terdampak. Pedagang harus menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni mencari pasokan dan mempertahankan pembeli.

Para pedagang menegaskan bahwa mereka tidak mempersoalkan keberadaan program MBG. Mereka memahami program tersebut memiliki tujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Namun, mereka berharap pemerintah juga memperhatikan keseimbangan distribusi bahan pangan agar kebutuhan MBG tidak menimbulkan tekanan baru terhadap pasar tradisional.

“Program MBG itu memang bagus. Tapi tolong, harga bahan makanan juga dijaga. Kalau terus berat seperti ini, ibu-ibu di rumah yang paling merasakan susahnya,” ujar Azri.

Pedagang berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan memantau rantai pasok dan distribusi ayam di Pematangsiantar.

Mereka menilai stabilitas harga perlu dijaga agar program pemerintah tetap berjalan, sementara kebutuhan masyarakat dan keberlangsungan pedagang kecil di pasar tradisional tidak ikut tertekan. ( Herry Sinaga )

Tags: Harga AyamMBGPasar DwikoraPemerintah Kota PematangsiantarSiantarSumut
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Regional

Elpiji 3 Kg di Pematangsiantar Naik di Tingkat Pengecer, Warga: Jangan Makin Mahal

5 Oktober 2026 | 22:54 WIB
Regional

HUT ke-81 TNI, Kapolres Simalungun Bawa Kejutan ke Kodim 0207: Soliditas TNI-Polri Makin Erat

5 Oktober 2026 | 22:34 WIB
Hukrim

Kasus Kematian Jonres Sinaga Mandek 1 Tahun 7 Bulan, Pengacara Datangi Polres Simalungun

5 Oktober 2026 | 18:18 WIB
Regional

Jelang Hari Santri, Bupati Simalungun Bahas Penguatan MUI dan Kehidupan Keagamaan

5 Oktober 2026 | 15:30 WIB
Regional

Proyek Trotoar Jalan Sutomo Siantar Rp399 Juta Disorot, Keramik Baru Dipasang Sudah Pecah

5 Oktober 2026 | 12:30 WIB
Regional

Tiga Kandidat Maju sebagai Rektor USI, Tokoh Simalungun Ingatkan Pentingnya Rekam Jejak

5 Oktober 2026 | 10:21 WIB
Regional

Wali Kota Wesly Minta Majelis Taklim Tak Sekadar Berkegiatan: Harus Beri Dampak Nyata ke Warga

4 Oktober 2026 | 21:26 WIB
Hukrim

Keresahan Warga Berujung Penangkapan, 7,17 Gram Sabu Disita dari Rumah Pria di Simalungun

4 Oktober 2026 | 21:10 WIB
Regional

Truk Bermuatan Batu Bata Patah As Roda, Satlantas Simalungun Atur Arus di Simpang Marjandi

4 Oktober 2026 | 12:47 WIB
Hukrim

20 Butir Ekstasi Disita, Pria Asal Simalungun Diciduk di Siantar

3 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Hukrim

Duduk di Pinggir Jalan, Dua Pria di Pematang Bandar Diciduk Bawa 77,22 Gram Ganja

3 Oktober 2026 | 10:46 WIB
Hukrim

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Siantar, Polisi Buru Pemasok Bernama Chandra

3 Oktober 2026 | 10:22 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba