LencanaGaruda
Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home Ekonomi
Ririn pedagang Cabai yang berada di Pasar Dwikora Kota Pematangsiantar ( Herry Sinaga )

Ririn pedagang Cabai yang berada di Pasar Dwikora Kota Pematangsiantar ( Herry Sinaga )

Cabai Rawit Tembus Rp72 Ribu di Pematangsiantar, Dapur Warga Kembali Tertekan

Redaksi by Redaksi
19/08/2026
in Ekonomi, News, Regional

Pematangsiantar – Harga sejumlah komoditas bumbu dapur di pasar tradisional Kota Pematangsiantar kembali membuat warga harus merogoh kocek lebih dalam.Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai. Di Pasar Dwikora, harga cabai rawit sudah berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp72.000 per kilogram.

Pedagang pengecer, Ririn Nainggolan, mengatakan kenaikan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, cabai rawit masih dijual sekitar Rp60.000 hingga Rp64.000 per kilogram.

“Sekarang sudah Rp70.000 sampai Rp72.000 per kilogram,” kata Ririn saat ditemui di Pasar Dwikora, Rabu (19/8/2026).

Bukan hanya cabai rawit yang mengalami lonjakan. Cabai merah naik tajam dari sekitar Rp28.000–Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai hijau yang sebelumnya Rp24.000 kini mencapai Rp32.000 per kilogram.

Kondisi tersebut membuat pedagang dan pembeli sama-sama mengeluhkan tipisnya pasokan di pasar.

Ririn menyebut, berkurangnya pasokan tidak terlepas dari aktivitas panen yang terganggu setelah libur panjang momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, sebagian petani dan buruh angkut memilih beristirahat setelah rangkaian aktivitas 17 Agustus. Kondisi itu berdampak langsung terhadap jumlah komoditas yang masuk ke pasar.

“Petani dan buruh angkut banyak yang libur memanen setelah 17 Agustus, sehingga pasokan ke pasar menipis,” ujarnya.

Persoalan pasokan semakin berat ketika kondisi cuaca tidak bersahabat. Hujan yang turun terus-menerus disebut dapat menghambat proses panen sehingga distribusi cabai ke pasar ikut tersendat.

“Kalau hujan terus-menerus, proses panen terhenti. Pasokan berkurang dan harga otomatis naik,” jelasnya.

Tekanan harga tidak hanya terjadi pada kelompok cabai. Komoditas bawang merah juga mengalami kenaikan.

Pedagang lainnya, Enjel, mengatakan harga bawang merah kini berada di angka Rp25.000 per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp18.000 hingga Rp20.000.

Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Harga bawang putih masih relatif stabil di kisaran Rp32.000 per kilogram.

Di tengah kenaikan harga sejumlah bumbu dapur, tomat justru menjadi komoditas yang memberikan sedikit ruang bagi konsumen.

Harga tomat turun cukup tajam, dari sebelumnya Rp15.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.

Pergerakan harga yang berbeda-beda ini menunjukkan kondisi pasokan komoditas di pasar masih sangat dipengaruhi oleh musim, cuaca dan kelancaran distribusi dari sentra produksi.

Bagi masyarakat, kenaikan cabai dan bawang merah tentu bukan sekadar angka di lapak pedagang. Komoditas tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari yang sulit dihindari, sehingga setiap kenaikan harga langsung terasa pada pengeluaran rumah tangga.

Jika pasokan belum kembali normal, harga cabai dikhawatirkan masih berpotensi bertahan tinggi dalam beberapa hari ke depan. ( Herry Sinaga )

Tags: Cabai RawitKota PematangsiantarPasar DwikoraPemerintah Kota PematangsiantarSiantarSumut
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Regional

Rp250 Ribu Per Spanduk, Dugaan Pengadaan HUT RI di Sekolah Simalungun Disorot Tajam

19 Agustus 2026 | 21:21 WIB
Regional

BKPSDM Simalungun Turun ke Dolok Batu Nanggar, Administrasi ASN Jadi Sorotan

19 Agustus 2026 | 18:41 WIB
Ekonomi

Cabai Rawit Tembus Rp72 Ribu di Pematangsiantar, Dapur Warga Kembali Tertekan

19 Agustus 2026 | 18:25 WIB
Ekonomi

Harga Ayam di Pematangsiantar Tembus Rp50 Ribu, Pedagang: Uang Banyak Percuma

19 Agustus 2026 | 18:14 WIB
Regional

Pangdam I/Bukit Barisan Datang ke Simalungun, Pemkab Tekankan Penguatan Sinergi TNI dan Pemerintah

19 Agustus 2026 | 17:54 WIB
Peristiwa

Tiga Hari Dicari, Hidayah Sitanggang Ditemukan Mengapung di Sungai Jembatan Sigagak

19 Agustus 2026 | 11:55 WIB
News

Wesly Silalahi Tegaskan Karya dan Inovasi Pematangsiantar Tak Boleh Kehilangan Hak

19 Agustus 2026 | 06:25 WIB
Bisnis

Wesly Silalahi Tegaskan Kebutuhan Pokok Harus Terjangkau, Pengendalian Inflasi Diperkuat

19 Agustus 2026 | 06:04 WIB
Peristiwa

Tak Bisa Dihubungi Sejak Minggu, Pria 55 Tahun Ditemukan Tewas di Gubuk Ladang Simalungun

18 Agustus 2026 | 23:27 WIB
Nasional

Rencana Pengurangan Pekerja PT Suri Tani Mencuat, Buruh Pertanyakan Alasannya

18 Agustus 2026 | 22:44 WIB
Peristiwa

Pencarian Bocah Diduga Hanyut di Bah Sosopan Berlanjut, Basarnas Turun Besok

18 Agustus 2026 | 22:17 WIB
Regional

Kapolres Simalungun Hadiri Pisah Sambut Kalapas Pematang Siantar, Perkuat Sinergi Antar Instansi

18 Agustus 2026 | 15:17 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba