Simalungun, Lencanagaruda.com – Saat aktivitas warga mulai mereda dan sebagian masyarakat memilih beristirahat, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun justru meningkatkan kewaspadaan di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan keamanan.
Dipimpin Kanit Patroli Satlantas Polres Simalungun IPDA Andriasih Saragih, personel kepolisian menggelar Blue Light Patrol (BLP) dan dilanjutkan dengan Patroli Sabuk Kamtibmas, Jumat (28/8/2026) malam.
Patroli tersebut menjadi langkah preventif kepolisian untuk mencegah aksi balap liar, begal, pelanggaran lalu lintas serta berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi pada malam hari.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kehadiran polisi di jalan pada malam hari merupakan bagian dari strategi menjaga situasi keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli malam ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan aman. Kami terus melakukan pencegahan sebelum gangguan kamtibmas terjadi,” ujar Verry.
Blue Light Patrol dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Personel menyusuri Jalan Lintas Pematangsiantar-Saribudolok yang menjadi salah satu jalur dengan aktivitas kendaraan cukup tinggi.
Penggunaan kendaraan patroli dengan lampu biru menyala menjadi penanda kehadiran polisi sekaligus upaya mencegah munculnya aksi kriminalitas dan pelanggaran lalu lintas.
Jalur tersebut menjadi perhatian karena berpotensi dimanfaatkan untuk aksi balap liar maupun kejahatan jalanan.
Dalam patroli itu, IPDA Andriasih Saragih didampingi AIPTU Jhon, AIPTU Heri, AIPTU Bona, AIPDA Hadi dan Brigpol M. Safii.
Tak hanya melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
“Personel tidak hanya berpatroli, tetapi juga berkomunikasi dengan masyarakat dan pengguna jalan. Kami mengingatkan pentingnya keselamatan serta meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” kata Verry.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui patroli berlangsung aman dan lancar.
Tidak ditemukan aksi balap liar, begal maupun pelanggaran lalu lintas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.
Usai menyelesaikan Blue Light Patrol, personel tidak langsung kembali ke markas, patroli dilanjutkan dengan Sabuk Kamtibmas Satlantas Polres Simalungun.
Kali ini sasaran patroli lebih diarahkan pada sejumlah titik strategis di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Tiga lokasi menjadi perhatian, yakni Lapas Kecamatan Siantar, UPTD Perpenda Simalungun Kecamatan Siantar, dan SPBU Batu VIII Kecamatan Siantar.
Di lokasi tersebut, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus berkomunikasi dengan petugas dan masyarakat
Langkah ini dilakukan untuk membangun komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih cepat.
Menurut Verry, konsep Sabuk Kamtibmas tidak hanya mengandalkan kekuatan personel kepolisian. Peran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Kami ingin masyarakat ikut menjadi mata dan telinga dalam menjaga lingkungan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera sampaikan kepada petugas,” katanya. ( Herry Sinaga )
