Simalungun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, mengimbau para camat, lurah, pangulu, serta masyarakat agar memperkuat kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi bencana, khususnya banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, maupun bencana lainnya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
“Mari kita tingkatkan lagi kesiapsiagaan di wilayah kerja masing-masing terhadap potensi banjir, longsor, cuaca ekstrem dan bencana lainnya,” ujar Budiman dalam imbauannya saat diwawancarai, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan setiap kejadian dapat segera ditangani.
Budiman juga meminta jajaran kecamatan hingga pemerintahan nagori dan kelurahan agar aktif melakukan pemantauan terhadap kondisi di wilayah masing-masing.
“Kita tingkatkan koordinasi efektif lintas sektor,” tegasnya.
Selain meningkatkan kewaspadaan, BPBD Simalungun meminta agar setiap kejadian maupun perkembangan kebencanaan segera dilaporkan.
Informasi dari lapangan dinilai penting agar pemerintah dapat mengetahui kondisi terkini dan mengambil langkah penanganan secara cepat.
“Mohon agar dapat menginformasikan kejadian kebencanaan ataupun perkembangan kebencanaan di daerah masing-masing,” kata Budiman.
Ia berharap seluruh pihak tidak menunggu bencana terjadi dalam skala besar baru melakukan tindakan. Kesiapsiagaan sejak dini, komunikasi yang cepat, serta koordinasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko dan dampak bencana.
BPBD Simalungun pun mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi lingkungan, terutama di wilayah yang memiliki potensi banjir maupun longsor.
Masyarakat yang melihat adanya kejadian atau tanda-tanda potensi bencana diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. ( Herry Sinaga )
