Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan melakukan pemantauan terhadap kondisi pasokan dan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Horas, Kota Pematangsiantar.
Dari hasil pemantauan, harga beras memang mengalami kenaikan, namun masyarakat belum menghadapi kesulitan mendapatkan bahan pangan tersebut, Senin (31/08/2026).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Herbet Aruan, mengatakan kondisi ketersediaan beras di Pasar Horas masih relatif aman meski terjadi kenaikan harga.
“Untuk beras, harganya naik, tetapi tidak sampai terjadi kesulitan mendapatkan barang,” ujar Herbet saat memberikan keterangan terkait hasil pemantauan Satgas Pangan, Selasa (1/09/2026)
Selain beras, ketersediaan Minyak Kita juga menjadi perhatian Satgas Pangan. Pemerintah terus melakukan pemantauan guna memastikan minyak goreng bersubsidi tersebut tetap tersedia di pasaran dan dapat diperoleh masyarakat.
“Masalah Minyak Kita ini lebih kepada ketersediaannya. Itu yang kita pantau,” katanya.
Sementara itu, kondisi pasokan daging ayam menjadi salah satu perhatian lain dalam pemantauan. Herbet mengungkapkan pasokan ayam ke pasar saat ini masih terbatas karena sebagian produksi diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Untuk ayam, kami dijatah. Para penangkap atau pemasok ayam ini mengutamakan terlebih dahulu kebutuhan MBG, baru kemudian untuk masyarakat,” jelasnya.
Menurut Herbet, kondisi tersebut turut memengaruhi ketersediaan ayam di pasar. Bahkan, dalam beberapa kondisi, terdapat ayam yang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dipasarkan maupun diproduksi.
Harga ayam di tingkat pasar saat ini berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp48 ribu per kilogram.
Untuk memastikan pasokan tetap terjaga, Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui instansi terkait akan memperkuat koordinasi dengan para peternak ayam maupun perusahaan pemasok ayam.
“Kita akan koordinasi dengan peternak ayam, juga koordinasi dengan perusahaan ayam untuk menindaklanjuti masalah pasokan ayam ini,” tegas Herbet.
Pemantauan Satgas Pangan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kenaikan harga maupun keterbatasan pasokan tidak berkembang menjadi kelangkaan dan semakin membebani masyarakat.
Pemerintah juga memastikan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di Kota Pematangsiantar. ( Herry Sinaga )
