LencanaGaruda
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home Peristiwa
Siswa SMK yang diduga korban penganiayaan saat di rumah sakit.

Siswa SMK yang diduga korban penganiayaan saat di rumah sakit.

Miris! Dua Siswa SMK di Simalungun Diduga Dikeroyok Puluhan Pelajar hingga Trauma

Redaksi by Redaksi
02/09/2026
in Peristiwa

Simalungun, Lencanagaruda.com – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap dua pelajar SMK Negeri 1 Raya mengundang perhatian. Kedua siswa kelas XII itu disebut menjadi korban kekerasan yang dilakukan puluhan pelajar SMA Negeri 1 Dolok Pardamean di kawasan Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/08/2026). Dua korban diketahui bernama Sahat Gabe Marbun dan Raja Kores Pardingatan Sinaga, yang merupakan siswa kelas XII jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 1 Raya.

Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan medis. Keluarga menyebut kondisi keduanya kini masih dibayangi trauma.

Kerabat korban, Benni Damanik, mengatakan kondisi psikologis tersebut bahkan membuat kedua siswa belum berani kembali menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“Sekarang korban memang sedang PKL, cuma sampai sekarang mereka belum berani ke tempat PKL karena masih trauma,” ujar Benni, Selasa (1/09/2026).

Benni menuturkan, kejadian bermula ketika Sahat dan Raja hendak menuju kawasan Salbe, Tigaras, untuk berlibur.
Namun, perjalanan keduanya berubah menjadi petaka setelah diduga diserang sekelompok pelajar.

Menurut keterangan yang diterima keluarga, korban bahkan diduga mengalami kekerasan ketika masih berada di atas sepeda motor.

“Mereka masih di atas sepeda motor sudah ditendang. Sepeda motornya juga sempat disembunyikan,” ungkapnya.

Yang membuat keluarga semakin prihatin, dugaan pengeroyokan disebut tidak berhenti di satu lokasi.
Kedua korban diduga dibawa ke sejumlah tempat dan kembali mengalami kekerasan.

Diduga Terjadi di Tiga Lokasi
Benni menyebut jumlah pelajar yang terlibat dalam aksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 30 orang.

Pengeroyokan disebut berlangsung di tiga lokasi berbeda, yakni Jalan Besar Tigaras, kawasan Salbe, hingga sekitar Pelabuhan Tigaras.

“Mereka dikeroyok sekitar 30 pelajar di tiga tempat berbeda. Pertama di Jalan Besar Tigaras, lalu di Salbe dan terakhir di sekitar Pelabuhan Tigaras,” katanya.

Ia menjelaskan, Raja disebut menjadi korban pertama yang mengalami kekerasan. Setelah itu, Sahat juga diduga menjadi sasaran.

Keduanya kemudian mengalami luka dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Dua-duanya parah dan sempat dirawat di rumah sakit. Yang pertama disiksa Raja, baru Sahat,” ujar Benni.

Tak lama setelah mengetahui kejadian tersebut, ayah Raja Kores, Walmer Diwan Sinaga, mendatangi Polres Simalungun untuk membuat laporan.

Laporan tersebut dibuat pada Jumat (28/08/2026) sekitar pukul 18.59 WIB.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL), laporan tercatat dengan nomor LP/B/393/VIII/2026/SPKT/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara.

Dalam laporan tersebut, peristiwa yang dilaporkan berkaitan dengan dugaan tindak pidana perlindungan anak.
Walmer disebut mengetahui kejadian setelah memperoleh informasi mengenai dugaan pengeroyokan terhadap anaknya. Keluarga juga memiliki rekaman video yang disebut memperlihatkan peristiwa kekerasan tersebut.

Keluarga korban berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti kepolisian. Benni mengatakan, sejumlah informasi mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat juga telah disampaikan kepada penyidik.

“Iya, beberapa nama dan alamat sudah disampaikan kepada kepolisian. Harapan kita supaya cepat diproses dengan informasi yang sudah kita sampaikan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian.

“Iya, sudah diterima,” kata Verry melalui WhatsApp, Rabu (2/09/2026).

Ketika ditanya mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut, Verry menyebut proses masih berjalan.

“Masih diproses untuk penghunjukan penyidiknya,” ujarnya.

Dengan adanya laporan tersebut, keluarga kini menunggu langkah kepolisian untuk mengusut dugaan kekerasan yang dialami kedua siswa. Terlebih, keluarga menyebut kejadian tersebut tidak hanya menyebabkan luka fisik, tetapi juga meninggalkan trauma bagi para korban. ( Herry Sinaga )

Tags: PenganiayaanPolres SimalungunSimalungun.SMA Negeri 1 Dolok PardameanSMK Negeri 1 RayaSumut
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Regional

Tiang Gardu Trafo Amblas Akibat Abrasi, Jano Marbun Jelaskan Pemadaman Listrik di Siantar

23 Oktober 2026 | 12:35 WIB
Regional

Peringatan Hari Santri di Simalungun, Pendidikan Moral dan Literasi Keuangan Jadi Sorotan

22 Oktober 2026 | 20:06 WIB
Regional

Bantu Warga Hadapi Harga Pangan, Pemkab Simalungun Gelar Gerakan Pangan Murah

22 Oktober 2026 | 19:53 WIB
Regional

Komputer Terbatas, SMAN 1 Pematangsiantar Atur 428 Siswa Ikuti TKA 2026 Bergelombang

22 Oktober 2026 | 18:06 WIB
Hukrim

Residivis Narkoba dan Rekannya Diamankan di Siantar, Sabu Disembunyikan dalam Tisu

22 Oktober 2026 | 09:45 WIB
Regional

156 Peserta Ramaikan Festival Qasidah Pematangsiantar, Ini Target Pemko

22 Oktober 2026 | 07:54 WIB
Regional

Bupati Simalungun Gandeng Kajati Sumut, Perkuat Pencegahan Pelanggaran Hukum

22 Oktober 2026 | 07:37 WIB
Regional

Kabut Asap Sempat Selimuti Siantar, Kasus ISPA Belum Naik, Dinkes Imbau Warga Tetap Waspada

21 Oktober 2026 | 17:35 WIB
Hukrim

Tak Punya Identitas, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Hinalang Simalungun

21 Oktober 2026 | 15:32 WIB
Hukrim

Sewa Avanza Berujung Laporan Polisi, Ziw Agriva Simatupang Ditangkap di Tebing Tinggi

21 Oktober 2026 | 12:03 WIB
Peristiwa

Tembok MAN Pematangsiantar Roboh Dini Hari, Perbaikan Permanen Masih Menunggu Kanwil Kemenag

21 Oktober 2026 | 11:43 WIB
Hukrim

Gerebek Rumah di Sinaksak, Polres Simalungun Temukan 17 Paket Sabu, Satu Orang Jadi Tersangka

20 Oktober 2026 | 23:59 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba