Simalungun, Lencanagaruda.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun menemukan sejumlah titik pekerjaan yang perlu diperbaiki dalam pembangunan revitalisasi SMP Negeri 3 Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Temuan tersebut diperoleh saat Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) melakukan pemantauan, Rabu (28/10/2026).
Meski progres pembangunan dilaporkan hampir mencapai 100 persen, kualitas pengerjaan di beberapa bagian masih menjadi perhatian tim kejaksaan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Simalungun, Yudhi Saputra, menyampaikan bahwa pemantauan tersebut dipimpin langsung Kajari Simalungun, H. Munawal Hadi, bersama Tim PPS. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, termasuk memperhatikan mutu pekerjaan dan penggunaan anggaran.
“Secara umum, tidak ditemukan adanya ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT). Namun, terdapat beberapa titik pekerjaan yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan karena kualitas pengerjaannya belum sesuai dengan yang diharapkan,” demikian keterangan yang disampaikan Yudhi Saputra.
Sebagai tindak lanjut, Kejari Simalungun mengundang kepala sekolah, konsultan, dan pihak terkait ke kantor kejaksaan, untuk membahas bagian pekerjaan yang perlu diperbaiki. Mereka diminta membawa gambar teknis dan dokumen pendukung.
Selain SMP Negeri 3 Tanah Jawa, Tim PPS juga memantau revitalisasi SD 091559 Banua. Progres pembangunan sekolah tersebut dilaporkan hampir mencapai 100 persen dan tidak ditemukan AGHT. Peninjauan lanjutan akan dijadwalkan bersama dinas terkait.
Pemantauan ini menjadi bagian dari pengawalan Kejari Simalungun terhadap pembangunan fasilitas pendidikan. Meski progres pekerjaan hampir rampung, kualitas hasil pembangunan tetap menjadi perhatian agar sarana pendidikan yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal. ( Herry Sinaga )
