LencanaGaruda
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home Hukrim

Kantor DPD Nasdem Dipenuhi Puluhan Mahasiswa Bersama Masyarakat dalam Front Gerilyawan

Redaksi by Redaksi
29/04/2025
in Hukrim

Pematangsiantar (Sumut) – Kantor DPD Nasdem dipenuhi Puluhan Mahasiswa Bersama Masyarakat dalam Front Gerilyawan (Gerakan Rakyat Melawan) yang melakukan Aksi unjuk rasa Mendesak Kadernya Robin J. Manurung untuk di Tarik/ Pecat dari kursi DPRD kota Pematangsiantar, dan Mendesak Badan Kehormatan DPRD untuk segera mengambil sikap tegas terhadap Robin J. Manurung yang telah melanggar Sumpah Jabatan dalam mengayomi Rakyat.

Atas kejadian 27 maret lalu dimana Ketua Komisi 1 DPRD Siantar/ Robin J. Manurung, S.H (Fraksi Nasdem) yang diduga memukul seorang mahasiswa sebagai massa aksi unjuk rasa Tolak UU TNI tepat didepan ketua DPRD dan beberapa Anggota DPRD lainnya. Dan atas kejadian ini, sudah 2 kali Mahasiswa melaui Front Aliansi BSM seKotas P.Siantar menyurati ke Badan Kehormatan dan Partai Nasdem (28 Maret & 06 April) namun tak kunjung ada Tindaklanjut dan klarifikasi terkait hal tersebut secara terbuka.

Pematangsiantar, 28 April 2025 — Puluhan massa yang tergabung dalam Front Gerakan Rakyat Melawan (Gerilyawan) Massa aksi bergerak dari depan Universitas Simalungun (USI) dengan melakukan konvoi menuju kantor DPD NasDem. Setibanya di lokasi, mereka menggelar orasi dan membentangkan spanduk bertuliskan “Siantar Darurat Demokrasi,” dengan korban pemukulan turut hadir membawa spanduk tersebut.

“Kami menduga Partai NasDem melindungi kader yang telah menginjak-injak nilai demokrasi di kota ini. Seorang anggota dewan seharusnya menjadi pelindung, bukan malah melakukan kekerasan terhadap mahasiswa yang tidak berdaya,” teriak Yuda Cristafari, pimpinan aksi, dalam orasinya.

Tak lama berselang, Ketua DPD NasDem Pematangsiantar, Frans Herbet Siahaan, keluar menemui demonstran. Ia menegaskan bahwa partainya akan menindak tegas jika terbukti ada kader yang bersalah. “Tentu Partai NasDem tidak akan tinggal diam. Kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi, dan laporan ini juga sudah kami teruskan ke pengurus wilayah dan pusat,” kata Frans di hadapan massa.

Dukungan terhadap aksi ini juga datang dari berbagai organisasi mahasiswa. Gideon Surbakti Ketua BEM Teknik USI yang mempertanyakan “Isi surat yang disampaikan ke pengurus NASDEM wilayah dan pusat serta untuk memperlihatkan arsip surat secara terbuka, dan mempertanyakan kenapa Sekelas Partai mampu mengklarifikasi Masalah hanya memanggil sepihak saja padahal Surat Aduan sudah dilayangkan sejak 6 April dan seharusnya ada klarifikasi untuk pemanggilan klarifikasi surat, Ujar Gideon Surbakti. Lalu disambut oleh Randa Wijaya, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ekonomi, menyoroti bahwa persoalan ini bukan hanya tentang kekerasan fisik.

“Ini soal etika dan moral. Ini bukti bahwa ada kader partai yang tidak paham tugas pokoknya sebagai wakil rakyat. Jika pendidikan politik internal partai lemah, hasilnya ya seperti ini,” ujar Randa.

Usai dari kantor DPD NasDem, massa bergerak menuju kantor DPRD Pematangsiantar untuk melanjutkan demonstrasi. Mereka mengecam Badan Kehormatan Dewan (BKD) karena dianggap lamban menangani kasus ini.

“Kami sudah dua kali melayangkan surat resmi, tanggal 28 Maret dan 6 April, namun hingga kini tidak ada keputusan. Ini menunjukkan demokrasi di Pematangsiantar benar-benar dalam kondisi darurat,” tegas Gideon Surbakti dalam orasinya.
Menanggapi aksi tersebut, Ramses Manurung dari BKD mengatakan bahwa seharusnya hari ini ada rapat pembahasan, namun gagal karena tidak memenuhi kuorum. Meski demikian, ia berjanji BKD akan mengambil sikap dalam waktu 3×24 jam.

Pernyataan itu ditanggapi kritis oleh Yuda Cristafari. “Kasus ini sudah lebih dari sebulan, baru hari ini kalian mau rapat? Ini membuktikan bahwa BKD tidak serius atau bahkan tidak bekerja,” katanya.

Aksi ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap. Massa menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan demonstrasi jika dalam waktu yang dijanjikan tidak ada langkah nyata dari BKD. Demonstrasi berlangsung tertib dan damai.

Red

Tags: Headline
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

News

Ketua ILAJ: Jangan Biarkan Opini Mengalahkan Hukum, Ada 8 Alasan Penyidik Patut Pertimbangkan SP3 Perkara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 | 14:56 WIB
News

Ketua ILAJ: Negara Hukum Tidak Hanya Berani Menetapkan Tersangka, Tetapi Juga Berani Menghentikan Penyidikan Bila Tak Cukup Bukti

21 Juli 2026 | 14:55 WIB
News

Ketua ILAJ Beberkan 8 Dasar KUHAP: Mengapa Penyidikan Perkara Febrie Adriansyah Perlu Dievaluasi Secara Objektif

21 Juli 2026 | 14:54 WIB
News

Ketua ILAJ: Jika Syarat Hukum SP3 Terpenuhi, Penyidik Wajib Pertimbangkan Penghentian Perkara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 | 14:53 WIB
News

Ketua ILAJ Ungkap 8 Alasan Hukum Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk SP3

21 Juli 2026 | 14:52 WIB
News

Ketua ILAJ Sebut Ada 8 Alasan Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk Dihentikan Penyidikannya

21 Juli 2026 | 14:47 WIB
News

Ketua ILAJ: Mengapa Narasi yang Menyerang Febrie Dibiarkan, Sementara Pembelaan Berdasarkan Hukum Dipersoalkan?

21 Juli 2026 | 02:45 WIB
News

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18 Juli 2026 | 16:59 WIB
News

GPM Soroti Transparansi Penanganan Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19, Minta Kejati Sumut Percepat Penetapan Tersangka

18 Juli 2026 | 14:11 WIB
News

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18 Juli 2026 | 12:37 WIB
News

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 16:32 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba