Simalungun, Lencanagaruda.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun dari Fraksi Partai Gerindra, Bona Uli Rajagukguk, menegaskan komitmennya membawa berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Huta Bayu Raja ke Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Hal itu disampaikannya saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Pulo Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Selasa (1/09/2026).
Reses tersebut dihadiri unsur pimpinan dan Sekretariat DPRD Kabupaten Simalungun, Camat Huta Bayu Raja, sejumlah kepala desa dan perangkat desa, unsur Polsek Tanah Jawa, Koramil 10 Balimbingan, perwakilan Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, koordinator pertanian, PAC Partai Gerindra Tanah Jawa, tokoh masyarakat serta ratusan warga.
Dalam kesempatan itu, sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari kebutuhan infrastruktur desa, bantuan alat pertanian hingga persoalan kenaikan pajak yang dinilai membebani masyarakat.
Bona Uli Rajagukguk mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam acara reses ini. Apapun aspirasi rakyat akan saya sampaikan kepada Pemkab Simalungun. Kita berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diperhatikan dan direalisasikan,” ujar Bona Uli.
Menurutnya, persoalan kenaikan pajak menjadi salah satu aspirasi yang cukup mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut.
Ia menyebut, masyarakat dan pemerintah desa sebelumnya telah menyampaikan keluhan terkait perubahan besaran pajak yang dirasakan semakin tinggi.
“Apalagi tadi Camat dan Kepala Desa sudah menyampaikan mengenai kenaikan pajak di desa kita ini. Dahulu pajaknya 10 persen, sekarang sudah melebihi. Ini akan kita sampaikan kepada Dinas Pendapatan Kabupaten Simalungun,” tegasnya.
Bona Uli juga meminta masyarakat tetap bersabar sembari menunggu proses penyampaian dan pembahasan aspirasi tersebut dengan pemerintah daerah.
“Apapun yang saya terima dari masyarakat, akan saya perjuangkan dan sampaikan. Kita berharap nantinya ada solusi yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Selain persoalan pajak, aspirasi masyarakat juga menyangkut pembangunan infrastruktur dan dukungan terhadap sektor pertanian.
Salah seorang warga Pulo Bayu, Hakim Manik, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses tersebut. Ia berharap kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat dapat menjadi momentum untuk menyampaikan kebutuhan nyata warga.
“Kami membutuhkan perhatian terhadap infrastruktur dan alat-alat pertanian di desa ini,” kata Hakim.
Sementara itu, Kepala Desa Pulo Bayu, Pangihutan Marpaung, mengapresiasi Bona Uli Rajagukguk yang memilih Desa Pulo Bayu sebagai lokasi reses.
Ia berharap aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung dapat diperjuangkan hingga terealisasi.
“Kami berharap apa yang disampaikan masyarakat kepada wakil ketua DPRD dapat diperjuangkan dan tercapai nantinya,” ujarnya.
Terkait pembahasan anggaran, Bona Uli menyebut anggaran Kabupaten Simalungun tahun depan diperkirakan berada di kisaran Rp2,6 triliun, berdasarkan kesepakatan yang telah dibahas tahun ini.
Ia menegaskan, besarnya anggaran tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian.
“Semoga apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa berhasil nantinya. Kita sama-sama berharap diberikan kesehatan dan panjang umur,” pungkas Bona. ( Herry Sinaga )
