Simalungun – Gemuruh mesin mobil rally akhirnya berhenti di lintasan perkebunan Tobasari, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, ajang bergengsi FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 Putaran ke-3 resmi berakhir dengan kemenangan pereli nasional Musa Rajekshah.
Musa Rajekshah bersama navigator Hervian Soejono tampil sebagai yang tercepat setelah menaklukkan lintasan tanah dan berbatu yang dikenal menantang. Keduanya menggeber Skoda Fabia RS Rally2 dan membela tim BLA BLA BLA MOTORSPORT.
Konsistensi menjadi kunci kemenangan Musa dan Hervian. Sejak melibas sejumlah Special Stage (SS), keduanya mampu menjaga kecepatan sekaligus strategi hingga akhirnya mencatatkan waktu terbaik secara keseluruhan.
Persaingan menuju podium utama berlangsung ketat. Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto yang mengendarai Toyota GR Yaris Rally2 dari Toyota Gazoo Racing Indonesia terus memberikan tekanan.
Namun, hingga seluruh lintasan ditaklukkan, Ryan Nirwan harus puas berada di posisi kedua.
Sementara posisi ketiga ditempati pasangan M. Kholilul Rahman dan Tri Arjuna dari tim MAB HRVRT yang mengendarai Ford Fiesta Rally3.
Penutupan APRC 2026 Putaran ke-3 dipimpin langsung Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih. Dalam sambutannya, Anton mengapresiasi seluruh pereli yang telah menunjukkan kemampuan, semangat juang, dan sportivitas selama berlaga di lintasan Simalungun.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan APRC menjadi bukti bahwa Kabupaten Simalungun mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional maupun internasional.
“Anda semua telah membuktikan bahwa Kabupaten Simalungun mampu menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event-event berskala nasional maupun internasional dengan sangat baik,” ujar Anton, Minggu (9/8/2026)
Bagi Anton, APRC bukan hanya persoalan siapa yang menjadi tercepat di lintasan. Event tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Simalungun kepada dunia.
Ajang rally internasional ini dinilai mampu menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi perlombaan.
Dampaknya dirasakan berbagai sektor, mulai dari pelaku UMKM hingga usaha penginapan yang mendapat kunjungan selama pelaksanaan event.
“Kami berkomitmen untuk terus menjadikan Kabupaten Simalungun sebagai rumah yang ramah bagi ajang olahraga nasional maupun internasional,” tegasnya.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah sehingga seluruh rangkaian APRC 2026 Putaran ke-3 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses.
“Kolaborasi pemerintah daerah, penyelenggara, organisasi olahraga, serta masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan event tersebut ” kata Harun
Berakhirnya APRC 2026 di Simalungun pun tidak hanya meninggalkan catatan prestasi bagi para pereli. Event ini sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Simalungun, sebagai salah satu wilayah yang mampu menggelar olahraga rally bertaraf internasional.
Di lintasan Tobasari, kecepatan memang menjadi penentu kemenangan. Namun di luar lintasan, APRC 2026 meninggalkan peluang lebih besar: memperkenalkan Simalungun kepada dunia dan mendorong geliat ekonomi masyarakat melalui olahraga dan pariwisata. ( Herry Sinaga )
