Simalungun, Lencanagaruda.com – Dua keluarga di Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, harus menghadapi kerusakan rumah setelah wilayah tersebut diterjang angin puting beliung.
Sebagai bentuk penanganan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Kamis (17/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Ustad Wajir Candiago dan Supardi. Mereka menerima sejumlah kebutuhan untuk membantu pemulihan, di antaranya seng, paket sembako serta tali asih.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin puting beliung tersebut. Meski demikian, kerusakan rumah membuat kedua keluarga membutuhkan dukungan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.
Kepala BPBD Simalungun Budiman Silalahi yang hadir bersama Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung menyampaikan perhatian Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih kepada para korban.
Menurut Budiman, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus upaya meringankan beban warga yang terdampak bencana.
“Bantuan ini memang belum dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap bisa membantu meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat untuk kembali bangkit,” kata Budiman mewakili Bupati.
Ia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana.
Budiman mengingatkan warga agar segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat maupun BPBD apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Mewakili keluarganya, Ustad Wajir Candiago menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemkab Simalungun.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Bapak Bupati senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Simalungun,” ujarnya.
Kerusakan Irigasi Ikut Disampaikan
Dalam kesempatan tersebut, Pangulu Nagori Karang Sari Yuda Muspianto didampingi Camat Gunung Maligas Ayu Rukiyah Nasution turut menyampaikan persoalan lain yang tengah dihadapi masyarakat.
Kerusakan jaringan irigasi di Huta I Nagori Karang Sari akibat longsor disebut berdampak terhadap kebutuhan air untuk lahan pertanian warga. Bahkan, kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu pasokan air untuk ratusan hektare areal pertanian.
Yuda berharap persoalan tersebut mendapat perhatian pemerintah daerah dan segera ditindaklanjuti agar aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu.
“Kami memohon perhatian Bapak Bupati agar irigasi dapat segera diperbaiki, sehingga kebutuhan air petani kembali terpenuhi,” harapnya.
Pemkab Simalungun menyatakan penanganan pascabencana dan pemulihan fasilitas yang terdampak menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Bantuan bagi korban puting beliung tersebut sekaligus menjadi langkah awal pemulihan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana. ( Herry Sinaga )
