Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Kematian seorang pekerja di lingkungan Universitas Advent Surya Nusantara, Kota Pematangsiantar, memunculkan sejumlah pertanyaan. Pasalnya, hingga beberapa jam setelah kejadian, penyebab pasti meninggalnya pekerja tersebut belum terungkap, Jumat (30/10/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban merupakan pekerja bagian pemeliharaan fasilitas kampus (maintenance) yang juga bertanggung jawab menangani pekerjaan kelistrikan. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan kecelakaan kerja, meski belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebabnya.
Untuk menelusuri kebenaran informasi sekaligus memperoleh penjelasan mengenai kronologi kejadian, awak media mendatangi kampus sekitar pukul 17.00 WIB.
Namun, upaya konfirmasi langsung ke dalam lingkungan kampus justru terkendala akses. Petugas keamanan belum memberikan izin kepada awak media untuk memasuki area kampus dan meminta agar menunggu persetujuan pimpinan.
Kepala Sekuriti kampus, Firman, mengatakan bahwa pihak keamanan tidak bermaksud melarang peliputan. Hanya saja, awak media diminta bersabar hingga ada arahan dari pimpinan.
“Masuk pun boleh, Pak, tapi sabar. Tunggu dulu dari pimpinan kami,” ujar Firman.
Kendati demikian, hingga awak media berada di lokasi, izin untuk melakukan peliputan langsung di dalam kampus belum diperoleh.
Di tengah terbatasnya akses informasi, Firman akhirnya memberikan keterangan bahwa seorang pekerja maintenance telah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Horas Insani. Namun, pekerja tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Firman menyebut korban biasa dipanggil Joko. Pria yang diperkirakan berusia sekitar 35 tahun itu diketahui telah bekerja di lingkungan kampus sejak sebelum pandemi Covid-19.
“Sering kami panggil si Joko. Dia bagian maintenance atau petugas listrik. Sudah bekerja sebelum Covid-19,” tuturnya.
Meski membenarkan adanya pekerja yang meninggal dunia, Firman mengaku tidak mengetahui secara detail bagaimana insiden tersebut berlangsung.
Ia juga menepis dugaan yang menyebut korban meninggal akibat tersengat aliran listrik. Namun, penjelasan tersebut belum disertai keterangan mengenai faktor lain yang mungkin menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Dengan demikian, kronologi kejadian maupun kondisi korban sebelum dibawa ke rumah sakit masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan belum didapatkan keterangan dari pihak kepolisian maupun rumah sakit terkait penyebab kematian seorang pekerja yang berada di Kampus Advent Siantar. ( Herry Sinaga )
