Simalungun, Lencanagaruda.com– Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap audit lingkungan secara menyeluruh di kawasan Danau Toba. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian danau sekaligus mencegah aktivitas ekonomi merusak lingkungan.
Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya. Kedatangan Menteri disambut Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, serta jajaran Forkopimda dengan persembahan Tortor Sombah, Kamis (29/10/2026).
Dalam pertemuan yang membahas pelestarian dan kebersihan Danau Toba tersebut, Jumhur menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak boleh mengorbankan lingkungan.
“Mencari penghidupan dan kesejahteraan boleh, tetapi jangan merusak lingkungan. Sekarang adalah waktunya segala sesuatu perlu ditertibkan. Saya sangat setuju dilakukan audit lingkungan secara komprehensif di Danau Toba,” tegas Jumhur.
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan pengelolaan limbah, termasuk dari fasilitas akomodasi dan usaha pariwisata di sekitar kawasan danau. Menurutnya, upaya penyelamatan Danau Toba harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya menyasar jenis usaha tertentu.
Sementara itu, Bupati Anton Achmad Saragih meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat upaya pelestarian kawasan Danau Toba yang berstatus Destinasi Pariwisata Super Prioritas dan bagian dari UNESCO Global Geopark.
“Kami membutuhkan arahan teknis, dukungan regulasi, dan sinergi program dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu menjaga kelestarian dan kebersihan Danau Toba. Semoga FGD ini melahirkan solusi konkret yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan,” ujar Anton.
Bupati berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan langkah nyata untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan keberlanjutan ekosistem Danau Toba.
Kunjungan kerja itu turut dihadiri Sekda Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Ketua Dewan Pakar DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Prof. Dr. John Hutagalung, Ketua Umum DPP KMDT St. Edison Manurung, serta sejumlah pemangku kepentingan. ( Herry Sinaga )
