Simalungun – Pengelolaan keuangan dan tertib administrasi di lingkungan Kejaksaan menjadi perhatian dalam pelaksanaan Inspeksi Khusus Keuangan Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang digelar di Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2026 Kejaksaan Agung RI). Inspeksi tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan terhadap satuan kerja di bawah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
Kegiatan pengawasan dipimpin Riyono, Inspektur I Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.
Dalam pelaksanaannya, delapan satuan kerja di wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengikuti kegiatan inspeksi tersebut. Kejari Simalungun dipercaya menjadi tuan rumah dan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.
Tim Pengawasan Kejaksaan Agung RI hadir bersama Tim Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Para Kepala Kejaksaan Negeri beserta jajaran dari satuan kerja yang mengikuti kegiatan juga turut hadir.
Kedatangan tim pengawasan disambut Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun H. Munawal Hadi, bersama para Kepala Seksi, pejabat struktural dan jajaran staf Kejari Simalungun.
Inspeksi khusus ini menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan keuangan dan administrasi pada satuan kerja Kejaksaan berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan dilakukan untuk mendorong terciptanya tata kelola yang tertib, transparan dan akuntabel.
Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun H. Munawal Hadi melalui Kasi Intel Kejari Simalungun, Yudhi Saputra menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan inspeksi tersebut.
Menurutnya, pengawasan bukan hanya sebatas pemeriksaan administratif, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pelaksanaan tugas di lingkungan Kejaksaan.
“Inspeksi ini merupakan bagian dari pengawasan untuk memastikan pelaksanaan administrasi dan pengelolaan keuangan berjalan sesuai ketentuan. Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk evaluasi dan upaya meningkatkan tertib administrasi, transparansi serta akuntabilitas,” ujar Yudi menyampaikan pesan Kajari.
Ia mengatakan, Kejari Simalungun berkomitmen mendukung seluruh proses pengawasan yang dilakukan Kejaksaan Agung RI maupun Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
Pengawasan secara berkala, lanjutnya, diperlukan untuk memastikan setiap pelaksanaan tugas serta penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan.
“Prinsipnya, Kejari Simalungun siap mendukung pelaksanaan pengawasan dan menindaklanjuti setiap hasil evaluasi yang diberikan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas kinerja,” tegasnya.
Pelaksanaan Inspeksi Khusus Keuangan diharapkan dapat memperkuat kepatuhan seluruh satuan kerja terhadap peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pengawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kejaksaan Agung RI dalam mendorong seluruh jajaran agar pengelolaan keuangan dan administrasi dilakukan secara profesional, efektif, transparan dan akuntabel.
Bagi Kejari Simalungun, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus pembenahan internal. Dengan demikian, pengelolaan administrasi dan keuangan dapat memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan, khususnya dalam penegakan hukum.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pengawasan internal menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas kinerja serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan. (Herry Sinaga)
