LencanaGaruda
Senin, 10 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home News
Stasiun Kereta Api Medan.

Stasiun Kereta Api Medan.

Berusia 113 Tahun, Lokomotif Uap DSM 38 Masih Berdiri Kokoh di Stasiun Medan

Redaksi by Redaksi
09/08/2026
in News, Regional

Medan – Sebuah lokomotif uap berusia sekitar 113 tahun masih berdiri kokoh di kawasan Stasiun Medan. Lokomotif bernama DSM 38 itu bukan sekadar benda tua, tetapi menjadi saksi perjalanan panjang sejarah perkeretaapian di Sumatera Utara sejak awal abad ke-20.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus merawat keberadaan Monumen Lokomotif Uap DSM 38 sebagai bagian dari warisan sejarah perkeretaapian di Sumatera Utara.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan keberadaan DSM 38 merepresentasikan perjalanan panjang transportasi kereta api dalam membangun konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

“Lokomotif DSM 38 menjadi simbol perkembangan perkeretaapian di Sumatera Utara. Kehadirannya mengingatkan bahwa kereta api telah berkontribusi dalam membuka konektivitas antarwilayah, mendukung distribusi hasil perkebunan, dan menggerakkan perekonomian daerah selama lebih dari satu abad,” ujar Anwar, Minggu (9/8/2026).

Dibuat di Jerman, Beroperasi di Sumatera Utara Sejak 1914

Lokomotif DSM 38 merupakan peninggalan Deli Spoorweg Maatschappij (DSM), perusahaan kereta api swasta pada era Hindia Belanda yang membangun jaringan rel pertama di wilayah Sumatera bagian timur.

Jaringan tersebut pada masanya memiliki peran penting dalam mengangkut hasil perkebunan sekaligus melayani perjalanan penumpang.

Berdasarkan catatan sejarah, DSM 38 dibuat oleh Sächsische Maschinenfabrik vorm. Richard Hartmann AG di Chemnitz, Jerman, pada 1913. Setahun kemudian, lokomotif tersebut mulai beroperasi di Sumatera Utara.

Selama sekitar 63 tahun masa pengabdiannya, DSM 38 melayani perjalanan kereta penumpang maupun angkutan barang di sejumlah lintasan penting.

Di antaranya lintasan Medan–Tebing Tinggi, Medan–Kisaran, hingga Medan–Tanjungbalai.

Setelah sekitar enam dekade beroperasi, lokomotif tersebut akhirnya dipensiunkan pada 1977. Namun, perjalanan DSM 38 tidak benar-benar berakhir. Lokomotif itu kemudian ditempatkan sebagai monumen di kawasan Stasiun Medan dan hingga kini tetap menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang dapat disaksikan masyarakat.

Jadi Saksi Perkembangan Teknologi Kereta Api

Menurut Anwar, keberadaan DSM 38 memiliki nilai edukasi yang besar. Masyarakat, khususnya generasi muda, dapat melihat secara langsung bentuk teknologi perkeretaapian yang pernah digunakan lebih dari satu abad lalu.

“Monumen ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat secara langsung perjalanan perkembangan teknologi perkeretaapian. Kami berharap generasi muda semakin mengenal sejarah perkeretaapian nasional melalui peninggalan yang masih terawat dengan baik,” katanya.

Seiring dengan revitalisasi Stasiun Medan dalam beberapa tahun terakhir, KAI tetap mempertahankan DSM 38 sebagai bagian dari kawasan heritage stasiun. Keberadaannya sekaligus menjadi salah satu landmark yang memperkuat identitas sejarah Stasiun Medan dan Kota Medan.

Untuk Sementara Tak Bisa Jadi Spot Foto

Meski memiliki daya tarik sejarah, masyarakat maupun calon penumpang untuk sementara belum dapat berswafoto di sekitar Monumen Lokomotif DSM 38.

KAI menyebut pembatasan tersebut berkaitan dengan proses penataan kawasan Stasiun Medan, termasuk area di sekitar monumen.

“Saat ini Stasiun Medan sedang dalam tahap penataan kawasan, termasuk di area sekitar monumen lokomotif. Oleh karena itu, masyarakat untuk sementara waktu belum bisa melakukan swafoto di lokasi tersebut hingga seluruh proses penataan selesai,” tutur Anwar

KAI memastikan keberadaan monumen tetap dipertahankan sebagai bagian dari kawasan heritage Stasiun Medan.
Anwar menyebut DSM 38 merupakan satu-satunya monumen lokomotif uap yang dipajang secara permanen di kawasan stasiun aktif di Sumatera Utara.

Meski hingga saat ini belum ditetapkan sebagai objek cagar budaya, menurutnya, lokomotif tersebut memiliki nilai historis yang sangat tinggi bagi perjalanan perkeretaapian di Pulau Sumatera.

“KAI berkomitmen menjaga dan melestarikan aset heritage perkeretaapian sebagai warisan sejarah bangsa. Kami berharap Stasiun Medan ke depan dapat menjadi salah satu destinasi wisata heritage yang membanggakan Sumatera Utara,” pungkas Anwar. ( Herry Sinaga)

Tags: HeadlineMedanPT. KAISumut
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Peristiwa

Pria Lansia Tinggal Sendiri Ditemukan Meninggal di Rumah, Warga Siantar Heboh

10 Agustus 2026 | 10:21 WIB
Sport

Musa Rajekshah Juara APRC 2026 di Simalungun, Bupati Anton Tutup Balapan Internasional

9 Agustus 2026 | 23:37 WIB
News

Berusia 113 Tahun, Lokomotif Uap DSM 38 Masih Berdiri Kokoh di Stasiun Medan

9 Agustus 2026 | 20:50 WIB
News

Dari Ember hingga Maggot, Nagori Mekar Sari Raya Perkuat Ketahanan Pangan Rumah Tangga

9 Agustus 2026 | 20:47 WIB
Hukrim

Patroli Tengah Malam, Timsus Dayok Mirah Polres Siantar Amankan 9 Motor Berknalpot Brong

9 Agustus 2026 | 18:34 WIB
Regional

Ada yang Berbeda di CFD Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Ikut Senam dan Buka Lomba Panco

9 Agustus 2026 | 12:51 WIB
Regional

Warung Jongkok Pematangsiantar Bertahan Sejak 1972, Bubur Kacang Hijau Rp5 Ribu Jadi Penjaga Kenangan

8 Agustus 2026 | 21:38 WIB
Peristiwa

Kebakaran Rumah Penjual BBM Eceran di Siantar, Rumah dan Avanza Hangus, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta

8 Agustus 2026 | 19:54 WIB
Peristiwa

Diduga Nyalakan Rokok Saat Isi Bensin, Rumah Penjual BBM dan Gas di Siantar Martoba Terbakar Hebat

8 Agustus 2026 | 19:01 WIB
Regional

Bikin Macet, Truk Pupuk Berukuran Panjang Serbu Jalan Ade Irma Pematangsiantar

8 Agustus 2026 | 18:59 WIB
News

30 Pertanyaan Pengacara Muda Fawer Sihite soal Kematian Winda Lorenza Gowasa: Mengapa Kesimpulan Bunuh Diri Begitu Cepat?

8 Agustus 2026 | 13:31 WIB
Sport

Lapangan Adam Malik Jadi Saksi Sejarah, Sumut Rally 2026 Resmi Dimulai dari Pematangsiantar

8 Agustus 2026 | 08:38 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba