Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dinikmati ratusan siswa UPTD SD Negeri 122350, Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, mendadak terhenti.
Sejak Senin, 7 September 2026, sebanyak 212 siswa dari tujuh rombongan belajar tidak lagi mendapatkan makanan dalam program tersebut. Hingga Jumat (18/9/2026), penghentian distribusi sudah berlangsung hampir dua pekan.
Ironisnya, terhentinya program tersebut bukan disebabkan persoalan kualitas makanan ataupun laporan siswa mengalami gangguan kesehatan.
Persoalannya justru berkaitan dengan administrasi penyedia MBG. Person in Charge (PIC) Distribusi MBG di UPTD SD Negeri 122350, Robinsar Lubis, membenarkan kondisi tersebut.
Menurut Robinsar, distribusi makanan untuk para siswa dihentikan sementara karena terdapat persoalan administrasi pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tri Bangun Semesta.
“Tidak masuk sementara karena ada masalah administrasi, hingga waktu yang tidak dapat dipastikan,” ujar Robinsar saat ditemui di lingkungan sekolah, Jumat (18/9/2026).
Robinsar mengatakan, sebelum penghentian terjadi, pelaksanaan MBG di sekolah tersebut berjalan dengan baik. Para siswa juga tidak menyampaikan keluhan terkait makanan yang dibagikan.
Penghentian distribusi itu disebut berkaitan dengan perubahan pihak penyedia. Sebelumnya, kebutuhan makanan siswa dipasok SPPG Yayasan Mayangsari.
Namun, karena jumlah penerima manfaat yang ditangani yayasan tersebut disebut telah melebihi kapasitas atau mengalami overload, distribusi kemudian dialihkan kepada SPPG Tri Bangun Semesta.
Belakangan, SPPG baru tersebut justru terkendala persoalan administrasi sehingga penyaluran MBG ke sekolah ikut terhenti.
Akibat kondisi itu, 212 siswa kini kembali harus mengandalkan bekal dari rumah atau membeli makanan sendiri selama berada di sekolah.
Situasi tersebut menjadi perhatian karena MBG merupakan program yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Ketika distribusi terhenti hanya karena persoalan administratif, manfaat program tersebut otomatis tidak diterima oleh siswa selama masa penghentian.
Pihak sekolah pun masih menunggu kepastian kapan distribusi MBG dapat kembali dilaksanakan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti berapa lama proses penyelesaian administrasi SPPG Tri Bangun Semesta dan kapan 212 siswa SDN 122350 kembali menerima makanan bergizi gratis. ( Herry Sinaga )
