Simalungun – Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah di Kabupaten Simalungun mendapat perhatian dalam kunjungan kerja Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Mapolres Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (19/8/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian Kompolnas Awards 2026 kategori Partnership. Tim yang dipimpin Ketua Tim, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, datang untuk melihat secara langsung sejauh mana inovasi kepolisian memberikan dampak kepada masyarakat.
Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga yang hadir mewakili Bupati bersama Ketua DPRD Simalungun Sugiarto dan Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyambut kedatangan rombongan Kompolnas.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam penilaian tersebut adalah AIPTU Bona Sinaga, personel Polres Simalungun yang masuk sebagai nominator Kompolnas Awards 2026 mewakili Polda Sumatera Utara.
Bona dinilai melalui kiprahnya dalam menghadirkan inovasi sebagai konten kreator. Materi yang diproduksinya banyak berkaitan dengan edukasi keselamatan berlalu lintas sekaligus informasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Bagi Pemkab Simalungun, inovasi semacam itu tidak sekadar mengejar penghargaan. Lebih jauh, kreativitas personel kepolisian dinilai harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung.
Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga menyampaikan apresiasi terhadap proses penilaian yang dilakukan Kompolnas sekaligus memberikan dukungan terhadap inovasi yang dikembangkan AIPTU Bona.
Menurut Benny, edukasi keselamatan lalu lintas yang dikemas melalui pendekatan kreatif dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Yang terpenting bukan hanya penghargaan, tetapi bagaimana inovasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat,” ujar Benny.
Ia menilai keberhasilan inovasi pelayanan publik tidak dapat dilepaskan dari kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah, kepolisian, DPRD dan masyarakat, kata dia, harus berjalan beriringan agar pelayanan publik semakin responsif.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan Polri, DPRD dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat Simalungun,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Benny juga berharap capaian AIPTU Bona dapat memicu personel kepolisian lainnya untuk terus berinovasi, terutama dalam menyampaikan edukasi dan pelayanan yang mudah diterima masyarakat.
Penilaian Kompolnas tidak hanya dilakukan melalui pemaparan dari jajaran kepolisian maupun pemerintah daerah. Tim juga menggali keterangan dari berbagai pihak yang bersentuhan langsung dengan program dan aktivitas AIPTU Bona.
Sejumlah pihak diwawancarai untuk mengetahui efektivitas serta dampak inovasi tersebut di lapangan. Mereka di antaranya kepala sekolah, guru, orang tua murid Polisi Cilik, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pengemudi ojek online, serta unsur Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan.
Keterangan dari berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari proses validasi terhadap capaian dan manfaat inovasi yang dilakukan personel Polres Simalungun tersebut.
Pemkab Simalungun berharap keikutsertaan AIPTU Bona Sinaga dalam ajang tersebut tidak berhenti pada pencapaian nominasi. Inovasi yang telah dilakukan diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh bahwa pelayanan kepolisian dapat dikemas secara kreatif, komunikatif, sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat. ( Herry Sinaga )
