LencanaGaruda
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home News Regional

LSIN: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Wali Kota Pematangsiantar Hanya 9 Persen

Redaksi by Redaksi
10/03/2026
in Regional

Pematangsiantar (Sumut) – Lembaga Survei Independen Nasional (LSIN) merilis hasil survei terbaru terkait evaluasi kinerja Pemerintah Kota Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn.

Survei ini dilaksanakan pada periode Januari hingga Februari 2026 dengan melibatkan 435 responden yang tersebar di 53 kelurahan di Kota Pematangsiantar menggunakan metode wawancara langsung (face to face interview) dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±4,7 persen.

Direktur Eksekutif LSIN, Dr. Bismar Sibuea, M.Pd, menyampaikan bahwa hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Wali Kota Pematangsiantar berada pada angka yang sangat rendah, yakni hanya 9 persen.

“Berdasarkan temuan survei kami, hanya sekitar 9 persen masyarakat yang menyatakan puas terhadap kinerja wali kota saat ini. Sementara mayoritas masyarakat, yaitu sekitar 86 persen responden, menyatakan kurang puas bahkan tidak puas terhadap kinerja pemerintah kota,” ujar Dr. Bismar Sibuea.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan adanya jarak yang cukup besar antara ekspektasi masyarakat dengan realisasi kinerja pemerintahan kota saat ini.

Mayoritas Masyarakat Menilai Visi Pembangunan Belum Terwujud

Dalam survei tersebut, LSIN juga mengukur persepsi masyarakat terhadap implementasi visi pembangunan yang diusung pasangan Wesly Silalahi – Herlina, yaitu:

“Membangun Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif & Selaras.”

Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai visi tersebut belum menunjukkan dampak nyata.

Sebanyak:
• 51% responden menyatakan visi pembangunan belum terlihat dampaknya
• 17% menyatakan tidak terlaksana
• 19% menilai baru mulai terlaksana
• hanya 8% yang menilai sudah berjalan baik

“Artinya, secara umum masyarakat belum merasakan secara langsung implementasi dari visi pembangunan yang dijanjikan dalam kampanye sebelumnya,” jelas Dr. Bismar.

Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Keluhan Utama

Survei LSIN juga memotret berbagai persoalan utama yang dirasakan masyarakat di Kota Pematangsiantar saat ini.

Beberapa masalah yang paling banyak disebutkan responden antara lain:
1. Infrastruktur jalan – 27%
2. Ekonomi dan lapangan kerja – 21%
3. Pengelolaan sampah – 18%
4. Pelayanan publik – 16%
5. Fasilitas kesehatan – 11%

Menurut Dr. Bismar Sibuea, temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan mendasar yang belum tertangani secara optimal oleh pemerintah kota.

“Isu infrastruktur, ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan masih menjadi keluhan dominan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat berharap adanya langkah yang lebih konkret dan cepat dari pemerintah kota,” katanya.

Program Pendidikan Dinilai Belum Menunjukkan Perkembangan

Salah satu misi utama pemerintah kota adalah menjadikan Pematangsiantar sebagai kota pendidikan, termasuk rencana menghadirkan universitas negeri di Pematangsiantar.

Namun hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menilai program tersebut belum terlihat perkembangannya.

Sebanyak:
• 59% responden menyatakan program pendidikan belum terlihat
• 18% menilai sedang berjalan
• 6% menilai sudah terwujud

“Harapan masyarakat terhadap sektor pendidikan sebenarnya sangat besar. Namun dari sisi persepsi publik, masyarakat belum melihat perkembangan signifikan terhadap program tersebut,” jelas Dr. Bismar.

Pelayanan Publik Dinilai Masih Perlu Perbaikan

Dalam aspek pelayanan publik, masyarakat juga memberikan penilaian yang relatif rendah terhadap kinerja pemerintah kota.

Hasil survei menunjukkan:
• 37% menilai pelayanan publik kurang baik
• 19% menilai buruk
• hanya 11% yang menilai baik

Beberapa keluhan masyarakat antara lain:
• birokrasi yang lambat
• pelayanan administrasi yang kurang responsif
• pemanfaatan teknologi pelayanan yang belum optimal

Harapan Masyarakat terhadap Pemerintah Kota

Meski tingkat kepuasan publik tergolong rendah, LSIN menilai bahwa masyarakat masih memiliki harapan besar terhadap perbaikan kinerja pemerintah kota.

“Temuan survei ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kota agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dr. Bismar Sibuea.

Ia juga menegaskan bahwa survei ini dilakukan secara independen untuk memberikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.

Tentang Survei LSIN

Survei ini dilakukan oleh Lembaga Survei Independen Nasional (LSIN) dengan metodologi ilmiah menggunakan teknik multistage random sampling.

Detail Survei: 

Jumlah responden: 435 orang
Sebaran wilayah: 53 kelurahan di Kota Pematangsiantar
Metode: Wawancara langsung (face to face interview)
Margin of error: ±4,7%
Tingkat kepercayaan: 95%
Periode survei: Januari – Februari 2026

BS

Tags: Headline
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

News

Ketua ILAJ: Jangan Biarkan Opini Mengalahkan Hukum, Ada 8 Alasan Penyidik Patut Pertimbangkan SP3 Perkara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 | 14:56 WIB
News

Ketua ILAJ: Negara Hukum Tidak Hanya Berani Menetapkan Tersangka, Tetapi Juga Berani Menghentikan Penyidikan Bila Tak Cukup Bukti

21 Juli 2026 | 14:55 WIB
News

Ketua ILAJ Beberkan 8 Dasar KUHAP: Mengapa Penyidikan Perkara Febrie Adriansyah Perlu Dievaluasi Secara Objektif

21 Juli 2026 | 14:54 WIB
News

Ketua ILAJ: Jika Syarat Hukum SP3 Terpenuhi, Penyidik Wajib Pertimbangkan Penghentian Perkara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 | 14:53 WIB
News

Ketua ILAJ Ungkap 8 Alasan Hukum Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk SP3

21 Juli 2026 | 14:52 WIB
News

Ketua ILAJ Sebut Ada 8 Alasan Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk Dihentikan Penyidikannya

21 Juli 2026 | 14:47 WIB
News

Ketua ILAJ: Mengapa Narasi yang Menyerang Febrie Dibiarkan, Sementara Pembelaan Berdasarkan Hukum Dipersoalkan?

21 Juli 2026 | 02:45 WIB
News

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18 Juli 2026 | 16:59 WIB
News

GPM Soroti Transparansi Penanganan Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19, Minta Kejati Sumut Percepat Penetapan Tersangka

18 Juli 2026 | 14:11 WIB
News

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18 Juli 2026 | 12:37 WIB
News

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 16:32 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba