LencanaGaruda
Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home News

Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Gelar Karnaval dan Tutup 4 Jam Jantung Ekonomi, ILAJ: Kebijakan Wali Kota Dungu, Potensi Kerugian Puluhan Miliar

Redaksi by Redaksi
22/04/2026
in News

Pematangsiantar — Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Sihite, menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar yang tetap menggelar karnaval dalam rangka Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar, di tengah kondisi efisiensi anggaran yang seharusnya menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (24/4) tersebut akan disertai dengan penutupan dua ruas jalan utama, yakni Jalan Merdeka dan Jalan Sutomo, selama kurang lebih 4 jam (14.00–18.00 WIB). Kedua ruas ini merupakan pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Kota Pematangsiantar.

ILAJ menilai, kebijakan penutupan jalan di jam produktif tersebut berpotensi besar menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha, pedagang, transportasi, hingga sektor jasa lainnya yang bergantung pada kelancaran arus di kawasan tersebut.

“Ini bukan sekadar acara seremonial. Ketika jantung ekonomi kota ditutup selama berjam-jam, maka aktivitas perdagangan ikut terhenti. Potensi kerugian bukan kecil, bisa mencapai puluhan miliar rupiah,” tegas Fawer.

Kritik Terhadap Prioritas Pemerintah

ILAJ menyoroti bahwa di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi Kota Pematangsiantar—mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat—kebijakan yang diambil justru lebih menonjolkan kegiatan seremonial dibandingkan solusi nyata.

Menurut Fawer, pemerintah seharusnya lebih peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama di situasi yang menuntut efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran.

“Ini kebijakan yang tidak tepat sasaran. Alih-alih memperkuat ekonomi rakyat, justru aktivitas ekonomi dihentikan sementara demi seremoni,” ujarnya.

Desakan Kepada Wali Kota

ILAJ secara tegas meminta kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, untuk mengevaluasi bahkan menghentikan pelaksanaan karnaval tersebut.

Dalam pernyataannya, Fawer juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan kepala daerah terkait kebijakan ini.

“Kami menilai ini adalah kebijakan Wali Kota yang tidak menunjukkan keberpihakan kepada rakyat. Jika kondisi seperti ini terus dipertahankan, maka wajar publik menilai kebijakan ini sebagai bentuk ketidakmampuan dalam memahami prioritas pembangunan,” tegasnya.

Dampak Nyata yang Dikhawatirkan

ILAJ mengidentifikasi sejumlah dampak yang berpotensi terjadi akibat kebijakan tersebut, antara lain:

  • Penurunan omzet pedagang di kawasan pusat kota
  • Gangguan distribusi barang dan jasa
  • Kemacetan di jalur alternatif
  • Penurunan aktivitas ekonomi harian masyarakat

ILAJ menegaskan akan terus mengawal setiap kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar agar tetap berpihak kepada kepentingan publik, transparan, dan akuntabel.

Apabila kegiatan ini tetap dilaksanakan tanpa mempertimbangkan dampak ekonomi dan sosial secara komprehensif, ILAJ membuka kemungkinan untuk menempuh langkah-langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

RED

ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Regional

Komputer Terbatas, SMAN 1 Pematangsiantar Atur 428 Siswa Ikuti TKA 2026 Bergelombang

22 Oktober 2026 | 18:06 WIB
Hukrim

Residivis Narkoba dan Rekannya Diamankan di Siantar, Sabu Disembunyikan dalam Tisu

22 Oktober 2026 | 09:45 WIB
Regional

156 Peserta Ramaikan Festival Qasidah Pematangsiantar, Ini Target Pemko

22 Oktober 2026 | 07:54 WIB
Regional

Bupati Simalungun Gandeng Kajati Sumut, Perkuat Pencegahan Pelanggaran Hukum

22 Oktober 2026 | 07:37 WIB
Regional

Kabut Asap Sempat Selimuti Siantar, Kasus ISPA Belum Naik, Dinkes Imbau Warga Tetap Waspada

21 Oktober 2026 | 17:35 WIB
Hukrim

Tak Punya Identitas, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Hinalang Simalungun

21 Oktober 2026 | 15:32 WIB
Hukrim

Sewa Avanza Berujung Laporan Polisi, Ziw Agriva Simatupang Ditangkap di Tebing Tinggi

21 Oktober 2026 | 12:03 WIB
Peristiwa

Tembok MAN Pematangsiantar Roboh Dini Hari, Perbaikan Permanen Masih Menunggu Kanwil Kemenag

21 Oktober 2026 | 11:43 WIB
Hukrim

Gerebek Rumah di Sinaksak, Polres Simalungun Temukan 17 Paket Sabu, Satu Orang Jadi Tersangka

20 Oktober 2026 | 23:59 WIB
Regional

KI Sumut Award 2026: Pematangsiantar Peringkat Ketiga, Standar Informatif Naik Jadi 90

20 Oktober 2026 | 23:47 WIB
Politik

Soal Kader Lain Ingin Maju Jadi Ketua Golkar Siantar, Ini Sikap Mangatas

20 Oktober 2026 | 23:34 WIB
Regional

DWP Simalungun Siapkan Evaluasi Unit Kecamatan, Administrasi hingga Pekarangan Jadi Sorotan

20 Oktober 2026 | 23:13 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba