LencanaGaruda
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno
LencanaGaruda
No Result
View All Result
LencanaGaruda
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Seleb
  • Sport
  • Tekno
  • Wisata
Home Ekonomi
Sri Mulyani pemilik kebun kelengkeng yang ada di Simalungun. ( Herry Sinaga )

Sri Mulyani pemilik kebun kelengkeng yang ada di Simalungun. ( Herry Sinaga )

Tak Perlu ke Luar Kota, Wisata Petik Kelengkeng Ini Ada di Simalungun, Bisa Panen Langsung dari Pohon

Redaksi by Redaksi
07/10/2026
in Ekonomi, Regional, Wisata

Simalungun, Lencanagaruda.com – Ingin merasakan sensasi memetik kelengkeng langsung dari pohonnya. Ada tempat yang menarik untuk dikunjungi di Huta Karang Tengah, Nagori Bah Jambi II, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Di kebun milik Sri Mulyani tersebut, pengunjung tidak hanya bisa melihat hamparan tanaman kelengkeng, tetapi juga diperbolehkan masuk ke kebun tanpa tiket dan merasakan langsung pengalaman memetik buah dari pohonnya.

Konsep wisata yang ditawarkan cukup sederhana. Pengunjung datang, berkeliling melihat tanaman, memilih buah yang sudah matang, kemudian memetiknya sendiri.

Buah yang dipetik selanjutnya dibeli oleh pengunjung. Menariknya, tidak ada ketentuan minimal pembelian.
Konsep inilah yang membuat kebun kelengkeng Sri Mulyani tidak sekadar menjadi tempat produksi buah, tetapi mulai berkembang sebagai wisata petik buah berbasis kebun masyarakat.

Agar pengunjung tetap nyaman sekaligus tanaman tidak rusak, Sri menyiapkan pekerja untuk mendampingi mereka selama berada di dalam kebun.

Bagi keluarga, terutama yang ingin memberikan pengalaman berbeda kepada anak-anak, aktivitas memetik buah langsung dari pohonnya menjadi daya tarik tersendiri.

Namun, di balik konsep wisata tersebut, tersimpan cerita perjuangan yang tidak kalah menarik. Kebun itu mulai dikembangkan Sri sejak 2021. Saat pertama kali menanam kelengkeng, tidak sedikit orang yang meragukan keputusannya karena kondisi lahan dianggap kurang produktif.

Sri justru memilih membuktikan bahwa lahan tersebut masih bisa menghasilkan.

Tanpa latar belakang pertanian, ia mempelajari teknik budidaya kelengkeng secara mandiri melalui internet, video dan berbagai sumber lainnya.

Ia bahkan rutin mengecek kondisi tanah menggunakan alat ukur. Ketika tingkat keasaman tanah terlalu tinggi, Sri menggunakan dolomit untuk membantu menyesuaikannya.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil.Kini, kebun tersebut mampu menghasilkan sekitar 1 ton kelengkeng dalam periode panen tujuh bulan. Hasil produksinya juga telah memiliki pasar karena sejumlah agen dari Simalungun dan Pematangsiantar rutin datang membeli buah.

Di tengah aktivitas produksi tersebut, Sri melihat peluang lain: mengajak masyarakat datang langsung menikmati suasana kebun.

“Banyak yang tidak yakin. Tapi saya jalan terus, pelan-pelan sambil belajar sendiri,” kata Sri (7/10/2026).

Bagi Sri, wisata petik kelengkeng bukan semata-mata soal menjual buah. Ia ingin masyarakat bisa merasakan pengalaman berbeda datang ke kebun, melihat proses tanaman menghasilkan buah, kemudian memetik dan membawa pulang hasilnya sendiri.

Keberadaan wisata tersebut juga memberi dampak bagi warga sekitar. Sri merekrut masyarakat setempat untuk membantu mengelola kebun dan mendampingi pengunjung.

Dari lahan yang dahulu dianggap tidak menjanjikan, kini tumbuh peluang baru: pertanian, usaha buah sekaligus wisata.
Sri berharap kebun kelengkeng miliknya ke depan semakin dikenal masyarakat dan menjadi salah satu pilihan wisata buah bagi warga Simalungun, Pematangsiantar maupun daerah sekitarnya.

“Jangan berhenti belajar dan jangan gampang menyerah,” pesannya. ( Herry Sinaga )

Tags: Huta Karang TengahKebun KelengkengKecamatan Tanah JawaNagori Bah Jambi IISimalungun.Sumatera Utara.
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkini

Regional

Viral Video Cekcok Saat Tilang, Satlantas Pematangsiantar Buka Suara

8 Oktober 2026 | 22:45 WIB
Regional

Tak Kantongi Izin, Dua Papan Reklame di Pematangsiantar Dibongkar Satpol PP

8 Oktober 2026 | 22:27 WIB
Regional

PT STTC dan Brimob Sumut Kembali Satukan Kekuatan Cetak Atlet Lewat Marcopolo Cup XII

8 Oktober 2026 | 18:45 WIB
News

3 Ton Sawit Dicuri, PTPN IV Bah Jambi Disorot: Barang Bukti Tak Ditemukan, Korkam Bungkam

8 Oktober 2026 | 18:28 WIB
Hukrim

Polisi Gerebek Rumah di Pematang Kerasaan Rejo, 3 Jenis Narkoba Disita

8 Oktober 2026 | 16:38 WIB
Regional

Asap Mulai Terdeteksi di Pematangsiantar, BPBD Ingatkan Warga Kurangi Aktivitas di Luar

8 Oktober 2026 | 15:40 WIB
Peristiwa

Naas! Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Mahoni Saat Melintas di Jalan Medan Simalungun

8 Oktober 2026 | 10:27 WIB
Hukrim

Curi 4 Tabung Gas dan Loudspeaker Rumah Makan, Pria di Simalungun Ditangkap Polisi

7 Oktober 2026 | 23:35 WIB
Regional

Nagori Silou Huluan Wakili Simalungun di PTP2WKSS Sumut, Ini Pesan Darmawati

7 Oktober 2026 | 21:14 WIB
Hukrim

Warga Laporkan Ladang Ganja di Simalungun, Polisi Temukan 12 Batang Tanaman

7 Oktober 2026 | 20:38 WIB
Hukrim

Pinjam Honda Beat ke Majikan, Pemuda 18 Tahun di Pematangsiantar Malah Jual Motor

7 Oktober 2026 | 20:23 WIB
Ekonomi

Tak Perlu ke Luar Kota, Wisata Petik Kelengkeng Ini Ada di Simalungun, Bisa Panen Langsung dari Pohon

7 Oktober 2026 | 20:10 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Sport
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Tekno

© 2024 LENCANAGARUDA.COM

rotasi barak berita hari ini danau toba