Simalungun, Lencanagaruda.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kabupaten Simalungun, saat ini menangani 47 pasien. Dalam sebulan terakhir, penyakit hipertensi, diabetes melitus, penyakit ginjal kronis stadium 5, hingga dispepsia atau gangguan pencernaan mendominasi pelayanan medis.
Di tengah perhatian terhadap penyebaran Influenza A subklade H3N2, RSUD Perdagangan menyatakan belum menemukan pasien terkonfirmasi positif Influenza A maupun pasien yang dicurigai terinfeksi subklade tersebut.
Hal itu disampaikan Direktur Utama RSUD Perdagangan, dr. Donal Rudi Pangaribuan, melalui Kabag Tata Usaha berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kamis (15/10/2026).
“Secara umum, kondisi pasien yang sedang kami tangani cukup baik. Hingga saat ini, belum ditemukan kasus Influenza A maupun pasien yang dicurigai terinfeksi subklade H3N2. Kami juga belum melihat adanya peningkatan pasien dengan keluhan ISPA, seperti batuk, pilek, dan demam,” demikian keterangan Dirut RSUD Perdagangan melalui Kabag Tata Usaha.
Meski belum ditemukan kasus, pihak rumah sakit tetap meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dini terhadap pasien dengan gejala gangguan pernapasan, penguatan pemeriksaan sesuai indikasi medis, serta pemisahan jalur pelayanan pasien ISPA dari pasien umum.
“Kesiapsiagaan tetap menjadi perhatian kami. Upaya pencegahan dan pengendalian infeksi terus dilakukan, termasuk penggunaan masker, penyediaan fasilitas cuci tangan, penerapan etika batuk, serta memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan sarana pendukung apabila terjadi peningkatan jumlah pasien,” lanjutnya.
Rumah sakit juga menyiapkan dukungan logistik medis, termasuk alat pelindung diri dan oksigen, sesuai kebutuhan pelayanan. Penanganan pasien akan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan faktor risiko, sementara pemberian antivirus dilakukan berdasarkan indikasi medis.
Untuk mencegah penularan influenza dan ISPA, masyarakat diimbau memakai masker ketika mengalami batuk atau pilek, mencuci tangan dengan sabun, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, serta menjaga kebersihan lingkungan dan sirkulasi udara.
Masyarakat juga disarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup beristirahat, menghindari asap rokok, dan mempertimbangkan vaksinasi influenza sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Melalui Humas, Dirut RSUD Perdagangan turut mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan medis jika mengalami demam tinggi yang menetap, sesak napas, atau gejala yang semakin memburuk.
“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Jika mengalami gejala yang mengarah pada gangguan pernapasan, terutama jika disertai sesak napas atau kondisi semakin memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” demikian imbauan Dirut melalui Kabag Tata Usaha RSUD Perdagangan .( Herry Sinaga )
