Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Warga Kota Pematangsiantar diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi sebaran asap dari sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan jarak pandang sekaligus memengaruhi kualitas udara di wilayah Pematangsiantar.
Peringatan tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar melalui informasi kewaspadaan dini yang dikeluarkan pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Dalam informasi tersebut disebutkan, pada pukul 10.00 WIB terdeteksi sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Pematangsiantar.
Sebelumnya, pada Rabu (7/10/2026), terpantau lima titik panas yang berada di wilayah Deli Serdang, Labuhanbatu Selatan dan Padang Lawas Utara.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan asap terbawa angin dan menyebar ke wilayah lain.
BPBD juga mencatat, pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB, jarak pandang di sejumlah lokasi berada pada kisaran 4 hingga 5 kilometer. Sementara itu, konsentrasi partikulat PM2.5 berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.
Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap, mengimbau masyarakat tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara dan potensi gangguan jarak pandang.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi waspada terhadap kondisi asap dan kualitas udara. Jika tidak ada keperluan penting, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara terlihat berkabut atau jarak pandang menurun,” ujar Dedi, Kamis (8/10/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah agar menggunakan perlengkapan pelindung yang sesuai, terutama masker, serta memperhatikan kondisi kesehatan.
Bagi pengendara, Dedi meminta agar lebih berhati-hati karena jarak pandang yang menurun dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
“Pengendara hendaknya mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dan menyalakan lampu kendaraan apabila jarak pandang mulai terbatas. Utamakan keselamatan daripada memaksakan perjalanan,” imbaunya.
BPBD Pematangsiantar juga meminta masyarakat mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi pemerintah dan petugas di lapangan. Warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap disarankan segera mendapatkan penanganan medis. ( Herry Sinaga )
