Simalungun – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengejutkan masyarakat di Kabupaten Simalungun dan sejumlah wilayah di sekitarnya, Sabtu (15/8/2026) sore.
Gempa yang terjadi menjelang malam itu dilaporkan terasa di sejumlah kawasan, salah satunya Kecamatan Raya. Getaran juga terdeteksi hingga wilayah Kota Pematangsiantar.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.54.52 WIB. Pusat gempa berada di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, dengan kedalaman sekitar 168 kilometer.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Kepala BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, saat dikonfirmasi pihaknya masih menerima laporan awal terkait gempa.
“Iya benar, baru masuk informasi,” ujar Budiman, saat dikonfirmasi via telepon, sekitar pukul.19.00 wib malam.
BPBD Simalungun kemudian melakukan koordinasi dengan jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa untuk mengetahui kondisi di lapangan.
Sejumlah camat, termasuk dari wilayah Sidamanik, serta beberapa pangulu telah dihubungi. Dari laporan awal yang diterima BPBD, guncangan tidak dirasakan kuat di beberapa wilayah tersebut.
“Setelah kami hubungi beberapa camat di wilayah Sidamanik dan beberapa pangulu, mereka menyampaikan tidak begitu merasakan gempa,” kata Budiman.
Meski demikian, peta estimasi tingkat guncangan BMKG menunjukkan gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Raya, Kabupaten Simalungun. Getaran juga dirasakan di sejumlah daerah lain, termasuk Pematangsiantar.
Hingga Sabtu malam, BPBD Simalungun masih bergerak mengumpulkan laporan dari berbagai wilayah. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya kerusakan bangunan, korban maupun dampak lainnya akibat gempa.
Budiman mengingatkan masyarakat agar tidak panik. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kemungkinan munculnya gempa susulan.
“Kita imbau masyarakat tetap hati-hati terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Tetap tenang dan pantau terus informasi dari BMKG,” ujarnya.
Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan bangunan rusak atau kondisi lain yang diduga berkaitan dengan guncangan gempa.
BPBD mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Setiap perkembangan terkait gempa sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi BMKG maupun BPBD Simalungun.
Sampai berita ini diterbitkan, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa M6,4 tersebut. Petugas BPBD masih melakukan pemantauan dan menunggu laporan terbaru dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Simalungun. ( Herry Sinaga )
