Simalungun – Misteri kematian Jonres Marindan Sinaga (33) yang jasadnya ditemukan di areal perkebunan kelapa sawit di Simpang Nagojor, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, hingga kini belum menemui titik terang.
Lebih dari satu tahun berlalu sejak jasad Jonres ditemukan, namun pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat tersebut.
Terbaru, Polres Simalungun juga belum dapat memastikan kesimpulan dari hasil prarekonstruksi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Hasil kegiatan tersebut masih dalam proses penantian.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, mengatakan pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan terkait hasil prarekonstruksi.
“Sampai saat ini kita belum bisa simpulkan hasilnya, masih menunggu,” kata Verry singkat, Jumat (14/8/2026).
Prarekonstruksi sebelumnya digelar, pada Rabu (5/8/2026), untuk mendalami rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan kematian Jonres Marindan Sinaga. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai siapa yang harus bertanggung jawab atas kematian pria tersebut.
Kondisi ini membuat kasus tersebut masih menjadi tanda tanya besar. Terlebih, waktu yang telah berlalu cukup panjang sejak jasad korban ditemukan.
Masyarakat kini menunggu langkah selanjutnya dari penyidik Polres Simalungun, termasuk kepastian hasil penyelidikan dan apakah nantinya akan ada penetapan tersangka.
Polisi sendiri masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengungkap secara terang benderang penyebab serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Jonres Marindan Sinaga kehilangan nyawanya. ( Herry Sinaga )
