Pematangsiantar — Ketua KNPI Kota Pematangsiantar terpilih, Frengky F. P. Simanjuntak, ST, menyampaikan sikap resmi terkait keputusan DPD KNPI Sumatera Utara yang membatalkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Pematangsiantar.
Frengky menegaskan bahwa dirinya menerima dan menghormati keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi, serta bentuk komitmen untuk menjaga marwah KNPI sebagai wadah pemersatu pemuda.
“Saya menerima keputusan DPD KNPI Sumatera Utara dengan sikap terbuka dan penuh tanggung jawab. Ini adalah bagian dari proses organisasi yang harus kita hormati bersama, jangan mau kita dipecah belah dengan isu-isu sesat sebagai pemuda” ujar Frengky.
Lebih lanjut, Frengky berharap agar keputusan ini tidak menjadi sumber perpecahan di kalangan pemuda, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan konsolidasi.
“Harapan saya, keputusan ini justru menjadi titik awal untuk membangun KNPI Kota Pematangsiantar yang lebih solid, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pemuda di kota ini.”
Ia juga mengajak seluruh elemen pemuda, OKP, dan stakeholder untuk tetap menjaga kondusivitas serta mengedepankan semangat kolaborasi.
“Mari kita kedepankan persatuan. KNPI bukan milik kelompok tertentu, tetapi milik seluruh pemuda. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama membawa energi positif untuk kemajuan Pematangsiantar.”
Sebagai penutup, Frengky menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi pemuda, apapun dinamika yang terjadi.
“Bagi saya, pengabdian kepada pemuda tidak bergantung pada jabatan, tetapi pada niat dan tindakan nyata.”
RED
