Simalungun, Lencanagaruda.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun turun langsung ke Kecamatan Bandar Masilam untuk mendorong pemerintah desa lebih tertib dalam mengelola Dana Desa. Langkah ini dilakukan melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dan pendampingan hukum.
Kegiatan yang digelar di Kantor Camat Bandar Masilam, menjadi forum koordinasi antara Kejari Simalungun, pemerintah kecamatan, dan para Pangulu se-Kecamatan Bandar Masilam, Rabu (7/10/2026).
Kepala Kejari Simalungun H. Munawal Hadi diwakili Kasi Intelijen Yudhi Saputra Ia didampingi Kasubsi Intelijen I Yabes Jonathan Sitorus dan Kasubsi Pertimbangan Hukum Rido Sirait bersama jajaran Jaksa Pengacara Negara.
Yudhi Saputra menekankan pentingnya komunikasi sejak awal antara aparat penegak hukum dengan pemerintah desa.
Menurutnya, pendampingan bukan sekadar menyelesaikan persoalan hukum setelah terjadi, tetapi juga mencegah potensi pelanggaran sejak tahap perencanaan.
“Pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa harus dilakukan secara tertib, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Camat Bandar Masilam bersama para Pangulu menyambut baik kehadiran Kejari Simalungun. Koordinasi dengan aparat penegak hukum dinilai penting agar pemerintah desa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai aturan dalam menjalankan program dan menggunakan anggaran desa.
Melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejari Simalungun juga memberikan pendampingan terkait pengelolaan Dana Desa. Pemerintah desa didorong memastikan setiap penggunaan anggaran memiliki dasar yang jelas, tertib administrasi, tepat sasaran, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pendampingan tersebut diharapkan menjadi langkah pencegahan agar kesalahan administrasi maupun potensi persoalan hukum dapat diminimalkan sejak awal.
Kejari Simalungun menegaskan program Jaksa Garda Desa tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum. Edukasi, penerangan hukum, dan pendampingan menjadi bagian penting untuk membangun pemerintahan desa yang berintegritas.
Dengan adanya koordinasi tersebut, pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Bandar Masilam diharapkan semakin transparan, akuntabel dan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat. ( Herry Sinaga )
