Pematangsiantar, Lencanagaruda.com – Proses pemilihan Rektor Universitas Simalungun (USI) tengah memasuki tahapan penting. Tiga kandidat rektor telah menyampaikan visi dan misi, sementara sejumlah tokoh masyarakat Simalungun mendorong agar pemilihan dilakukan secara objektif dengan mengutamakan kapasitas, integritas, rekam jejak, serta gagasan calon.
Penyampaian visi dan misi tiga calon rektor berlangsung pada 1 Oktober 2026. Ketiganya yakni Dr. Ade Kurnia H, Prof. Dr. Sarintan Damanik, dan Dr. Rohdearmiawati Sipayung.
Ketiga kandidat diberikan kesempatan memaparkan arah kebijakan dan program yang akan ditawarkan jika dipercaya memimpin USI.
Sejumlah agenda strategis dinilai perlu menjadi perhatian rektor terpilih, mulai dari peningkatan mutu akademik, penguatan tata kelola perguruan tinggi, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga.
Tokoh Simalungun, Syahmidun Saragih, menilai proses pemilihan rektor harus benar-benar melihat kemampuan setiap kandidat dalam membawa USI berkembang dan menghadapi tantangan perguruan tinggi ke depan.
“Siapa pun yang memiliki visi, misi, komitmen, dan kemampuan untuk membawa Universitas Simalungun menjadi lebih maju patut didukung. Yang perlu dilihat adalah kapasitas, integritas, serta gagasan nyata untuk memajukan universitas,” ujar mantan Ketua DPRD Simalungun tersebut, Senin(5/10/2026).
Menurutnya, latar belakang suku, ras maupun agama semestinya tidak menjadi dasar utama dalam menentukan sosok yang akan memimpin USI.
“Pertimbangan perlu difokuskan pada kemampuan calon dalam mengembangkan USI dan menjawab tantangan perguruan tinggi,” katanya.
Syahmidun juga berharap seluruh tahapan pemilihan berlangsung objektif, transparan dan adil, dengan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh kandidat untuk menyampaikan gagasan terbaiknya.
“Sudah saatnya kepentingan Universitas Simalungun ditempatkan di atas kepentingan kelompok. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan memperoleh dukungan untuk menjalankan program dan meningkatkan kualitas universitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pemilihan rektor akan memiliki pengaruh besar terhadap arah kepemimpinan dan perkembangan USI ke depan.
“Karena itu, sivitas akademika dan pihak-pihak yang terlibat diharapkan menjadikan kompetensi, rekam jejak, serta program kerja setiap calon sebagai dasar pertimbangan,” pungkasnya. ( Herry Sinaga )
