Simalungun, Lencanagaruda.com – Arus lalu lintas di Jalan Lintas Saribu Dolok, tepatnya di Simpang Marjandi, sempat tersendat setelah sebuah truk bermuatan batu bata mengalami patah as roda belakang, Sabtu (3/10/2026) sore.
Gangguan tersebut membuat badan jalan menyempit sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas secara normal. Kondisi itu berpotensi menimbulkan kemacetan panjang, terutama karena jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan Saribu Dolok dan sekitarnya.
Mendapat laporan mengenai kondisi tersebut, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun langsung turun ke lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas kemudian memberlakukan sistem buka-tutup arus secara bergantian untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat untuk mencegah kemacetan semakin parah.
“Personel yang berada di lokasi langsung melakukan pengaturan dan buka-tutup arus lalu lintas agar kendaraan dari kedua arah tetap dapat melintas dengan tertib,” ujar Verry saat dikonfirmasi, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, penanganan dilakukan setelah Kanit Patroli Satlantas Polres Simalungun, Ipda Andryasih Saragih, melaporkan adanya antrean kendaraan akibat truk yang mengalami kerusakan.
Enam personel dikerahkan dalam pengaturan tersebut, yakni Ipda Andryasih Saragih, Aiptu J.K. Ginting, Aiptu Warasi, Aiptu Jhon Purba, Aipda Hadi, dan Bripka Geraldo Saragih.
Verry menyebut kesigapan petugas membuat arus kendaraan yang sempat tersendat berangsur kembali lancar.
Ia juga mengingatkan pengemudi kendaraan niaga, khususnya truk bermuatan, agar memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat.
“Kami mengimbau pengemudi memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan. Kerusakan kendaraan di tengah jalan tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” katanya. ( Herry Sinaga )
